• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

August 3, 2026
Purbaya, BI, OJK & LPS Sepakat Kondisi Keuangan RI Terjaga Stabil

Purbaya, BI, OJK & LPS Sepakat Kondisi Keuangan RI Terjaga Stabil

August 3, 2026
Heboh FIFA Mau Dijual, Bank Raksasa Ini Jadi Sorotan Dunia

Heboh FIFA Mau Dijual, Bank Raksasa Ini Jadi Sorotan Dunia

August 3, 2026
7M-2026, Dana Asing Senilai USD 195 T Telah Masuk ke SBN & SRBI

7M-2026, Dana Asing Senilai USD 195 T Telah Masuk ke SBN & SRBI

August 3, 2026
Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

August 3, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980

August 3, 2026
Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

August 3, 2026
Komisaris Independen BUMI Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia

Komisaris Independen BUMI Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia

August 3, 2026
Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 3, 2026
China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

August 3, 2026
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Laba Naik, tapi Kualitas Aset Bank Mayapada Memburuk
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) membukukan laba bersih sebesar Rp61,19 miliar pada semester I-2026, melonjak 158% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp23,7 miliar. Namun, di balik kenaikan laba tersebut, kualitas kredit perseroan justru menunjukkan pelemahan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pertumbuhan laba tidak ditopang oleh peningkatan bisnis inti. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tercatat relatif stagnan di level Rp1,39 triliun.

Di sisi lain, kenaikan laba lebih banyak didorong oleh lonjakan laba selisih kurs menjadi Rp129,29 miliar dari hanya Rp3,06 miliar pada semester I-2025, serta turunnya beban pencadangan aset keuangan menjadi Rp104,7 miliar dari Rp189,1 miliar.

Di saat yang sama, kualitas aset justru menjadi perhatian. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Mayapada tercatat memburuk dibandingkan posisi Juni 2025, menandakan peningkatan porsi kredit bermasalah di tengah pertumbuhan portofolio pinjaman.

Sebagai informasi, Bank Mayapada menyalurkan kredit senilai Rp 110,41 triliun, naik 5,84% secara tahunan (yoy). 

NPL gross naik 76 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 4,02% dan NPL net naik 60 basis poin menjadi 3,12%. Merujuk laporan keuangan, kredit dalam kategori diragukan atau kolektibilitas empat naik lebih dari 65 kali lipat menjadi Rp539,85 miliar dan kategori macet atau kolektibilitas 5 naik 17,92% yoy menjadi Rp3,9 miliar. 

Pada periode yang sama kredit kolektibilitas 3 atau kurang lancar turun 57,23% yoy menjadi Rp50,26 miliar. Kemudian kredit lancar turun 2,75% yoy menjadi Rp67,59 miliar.

Berdasarkan sektor, kredit bermasalah jasa bisnis naik kencang, yakni 155,8% yoy menjadi Rp1,94 trilun dan berkontribusi 55% terhadap NPL net. Secara persentase jasa pelayanan sosial naik 174,8% yoy menjadi Rp 275,78 miliar. 

Sejalan dengan itu, saldo cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) di neraca juga meningkat menjadi Rp1,46 triliun dari Rp1,32 triliun pada akhir tahun lalu. Kredit yang disalurkan tumbuh menjadi Rp110,66 triliun dari Rp106,84 triliun pada Desember 2025.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya, BI, OJK & LPS Sepakat Kondisi Keuangan RI Terjaga Stabil

Purbaya, BI, OJK & LPS Sepakat Kondisi Keuangan RI Terjaga Stabil

August 3, 2026
Heboh FIFA Mau Dijual, Bank Raksasa Ini Jadi Sorotan Dunia

Heboh FIFA Mau Dijual, Bank Raksasa Ini Jadi Sorotan Dunia

August 3, 2026
7M-2026, Dana Asing Senilai USD 195 T Telah Masuk ke SBN & SRBI

7M-2026, Dana Asing Senilai USD 195 T Telah Masuk ke SBN & SRBI

August 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .