• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 3, 2026
China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

August 3, 2026
Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
LabaProdusen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

LabaProdusen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

August 3, 2026
Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

August 3, 2026
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

August 3, 2026
Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

August 3, 2026
Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen

Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen

August 3, 2026
Pertumbuhan Bisnis Bank Panin Seret (PNBN), Kredit dan DPK Tergerus

Pertumbuhan Bisnis Bank Panin Seret (PNBN), Kredit dan DPK Tergerus

August 3, 2026
Laba Bersih RLCO Melesat 13,39% di Semester I-2026, Ini Pendukungnya

Laba Bersih RLCO Melesat 13,39% di Semester I-2026, Ini Pendukungnya

August 3, 2026
Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun

Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun

August 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

1 hour ago
in News
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) stagnan pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (3/8/2026), seiring pelaku pasar mencermati sederet sentimen domestik dan global yang akan mewarnai perdagangan sepanjang pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 12.00 WIB IHSG berada di level 6.234,29, turun 1,83 poin atau 0,03% dari penutupan perdagangan pekan lalu di posisi 6.236,13.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 7,68 triliun dengan volume perdagangan 23,09 miliar saham dalam 1,39 juta kali transaksi. Sebanyak 323 saham menguat, 294 saham melemah, sementara 169 saham bergerak stagnan.

Secara spesifik, emiten pemberat kinerja IHSG hari ini termasuk DCII, BBCA dan SRAJ.

Adapun IHSG diperkirakan masih bergerak dengan volatilitas tinggi pada perdagangan Senin (3/8/2026) setelah pekan lalu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,13. Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menentukan arah pasar pada awal Agustus.

Dari eksternal, bursa saham Asia-Pasifik kompak dibuka di zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,43%, Topix turun 1,45%, sementara Kospi Korea Selatan anjlok hingga 4,57%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga terkoreksi 0,36%. Pelemahan tersebut terjadi meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan membuka peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah. Investor masih memilih bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan negosiasi serta kondisi geopolitik di kawasan.

Dari dalam negeri, investor akan mencermati sederet data penting mulai dari inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pada pekan ini, perhatian pasar juga akan tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026, data manufaktur dan perdagangan China, serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dari sisi aliran dana, investor asing memang tercatat membukukan net buy Rp7,10 triliun sepanjang perdagangan pekan lalu. Namun, angka tersebut banyak dipengaruhi transaksi jumbo saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sekitar Rp9,33 triliun di pasar negosiasi pada harga mandatory tender offer (MTO). Jika transaksi tersebut dikeluarkan, asing sebenarnya masih mencatat net sell sekitar Rp2 triliun di pasar reguler.

Hal tersebut menunjukkan tekanan jual asing mulai mereda dibandingkan pekan sebelumnya, tetapi belum sepenuhnya berbalik menjadi akumulasi.

Tekanan jual asing pekan lalu masih terkonsentrasi pada sejumlah saham unggulan seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Di sisi lain, saham yang menjadi incaran asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Timah Tbk (TINS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Dengan kombinasi sentimen tersebut, pergerakan IHSG pada awal pekan diperkirakan akan dipengaruhi oleh respons pasar terhadap perkembangan geopolitik Timur Tengah, pembukaan bursa Asia, serta hasil rilis data ekonomi domestik yang mulai diumumkan sejak hari ini.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 3, 2026
China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

China Dihantam Gelombang Panas, Harga Batubara Ikut Meroket

August 3, 2026
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234

August 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .