• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

July 1, 2025
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

August 20, 2026
Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

Siap-Siap, Emiten Aguan dan Salim Ini Mau Buyback Saham Rp250 Miliar

August 20, 2026
PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

PIPA Mau Caplok Perusahaan Gas Bumi, Manajemen Kasih Bocoran Detilnya

August 20, 2026
Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal

August 20, 2026
Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

August 20, 2026
Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

Emiten Tommy Soeharto Umumkan Pengunduran Diri Dirut Ari Askhara

August 20, 2026
OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Nilainya Rp 4.483 Triliun

August 20, 2026
Harga Minyak Mendekati US0 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

August 20, 2026
Kredit Investasi Tumbuh 25,13% pada Juli 2026, Modal Kerja 11,04%

Kredit Investasi Tumbuh 25,13% pada Juli 2026, Modal Kerja 11,04%

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025

1 year ago
in Market
Rugi BUMA (DOID) Bengkak 251% Jadi Rp 1 Triliun pada Q1 2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten pertambangan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) mencatat kerugian yang bengkak 251% pada kuartal 1-2025. Perusahaan menyebut curah hujan yang tinggi dan menyebabkan banjir menjadi salah satu faktor penghambat kinerja di kuartal ini.

Merujuk pada laporan keuangan terbaru dikutip dari keterbukaan informasi BEI, rugi yang diatribusikan ke entitas induk emiten ini per Maret 2025 tercatat sebesar US$67 juta atau setara Rp1,08 triliun. Sementara di tahun 2023, perseroan membukukan rugi sebesar US$19,08 juta.

Dari sisi top line, perusahaan ini membukukan pendapatan usaha sebesar US$351,88 juta. Capaian ini turun 17% dari tahun lalu sebesar US$424,23 juta.

Direktur BUMA International Group Iwan Fuad Salim menyampaikan, kinerja Grup pada kuartal pertama 2025 dipengaruhi oleh tantangan operasional besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dan berada di luar kendali. Curah hujan tinggi di Indonesia dan Australia menyebabkan banjir di beberapa tambang dan gangguan akses yang signifikan.

Insiden keselamatan dari pihak lain juga menyebabkan penghentian operasional selama 27 hari di dua lokasi pertambangan utama. Di saat yang sama, penurunan aktivitas operasional oleh klien di Indonesia dan Australia juga berkontribusi terhadap penurunan volume produksi secara keseluruhan.

Gangguan operasional sepanjang kuartal berdampak signifikan terhadap kinerja produksi. Rinciannya, volume overburden removal turun 26% YoY menjadi 101 juta BCM, dan produksi batu bara turun 17% menjadi 18 juta ton.

“Kami menghadapi tantangan ini dengan respons yang cepat dan tegas di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat, melalui penerapan kebijakan alokasi modal yang lebih disiplin, implementasi program efisiensi di seluruh grup, serta percepatan peningkatan produktivitas di area-area kunci. Berkat langkah-langkah tersebut, Grup mencatatkan perbaikan kinerja di kuartal kedua,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, (30/6/2025).

Kendati turunnya pendapatan, laba DOID terhimpit beban pokok pendapatan sebesar US$375,99 juta. Beban pokok ini naik dari yang sebelumnya tercatat US$388,99 juta.

Dari segi permodalan, per Maret 2025, perusahaan mencatatkan aset sebesar US$1,57 miliar. Hal ini turun dari periode 31 Desember 2023 senilai US$1,59 miliar.

Adapun liabilitas dan ekuitas DOID tercatat sebesar masing-masing US$1,46 miliar dan US$110,85 juta.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Moratel (MORA) Anjlok 56% Jadi Rp 245 Miliar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melonjak 1,47% Dekati Level 6.500, Ini Penyebabnya

August 20, 2026
Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

Ada BSI, Pegadaian, Hingga Amman, Asosiasi Bank Emas Nasional Dibentuk

August 20, 2026
1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

1.800 Ton Emas Warga RI di Bawah Bantal, Lampaui Stok BI-India

August 20, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .