• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Peran BUMN di Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Ini Buktinya

Ada Peran BUMN di Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Ini Buktinya

May 12, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun di Bawah Rp18.000

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun di Bawah Rp18.000

July 16, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun Dibawah Rp18.000

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun Dibawah Rp18.000

July 16, 2026
Warren Buffett Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

Warren Buffett Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

July 16, 2026
Warren Buffet Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

Warren Buffet Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

July 16, 2026
Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I, Ini 10 Saham Incaran

Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I, Ini 10 Saham Incaran

July 16, 2026
Ada Transaksi Nego Jumbo Saham Emiten Energi (PKPK), Harga Diskon

Ada Transaksi Nego Jumbo Saham Emiten Energi (PKPK), Harga Diskon

July 16, 2026
RI Siapkan PFFI, Investor Ditawarkan Diskon Pajak Sampai Untung Besar!

RI Siapkan PFFI, Investor Ditawarkan Diskon Pajak Sampai Untung Besar!

July 16, 2026
Bullion Bank RI Sudah Kumpulkan 153 Ton Emas dalam Setahun

Bullion Bank RI Sudah Kumpulkan 153 Ton Emas dalam Setahun

July 16, 2026
IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

IHSG Menuju Level 6.100, Sesi 1 Naik 0,37%

July 16, 2026
IHSG Nyaris Kalah Sama Antrean 1-2 Lot DCII

IHSG Nyaris Kalah Sama Antrean 1-2 Lot DCII

July 16, 2026
Gak Berizin, Satgas PASTI Tutup Econext Ventures Indonesia

Gak Berizin, Satgas PASTI Tutup Econext Ventures Indonesia

July 16, 2026
Menkeu, BI, OJK & LPS Masuk Dewan Pertimbangan PFII

Menkeu, BI, OJK & LPS Masuk Dewan Pertimbangan PFII

July 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ada Peran BUMN di Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Ini Buktinya

2 months ago
in ENTREPRENEUR
Ada Peran BUMN di Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Ini Buktinya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Transformasi badan usaha milik negara (BUMN) dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026. Managing Partner BUMN Research Group LM FEB Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan kontribusi tersebut terutama datang dari kelompok BUMN berkapitalisasi besar atau blue chips yang masih mendominasi aktivitas ekonomi nasional.

“Menurut saya sebagian besar kontributor terhadap pertumbuhan ekonomi masih didominasi blue chips BUMN seperti Himbara yang mendorong transaksi ekonomi tumbuh,” ujar Toto di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Toto menjelaskan bank-bank Himbara berperan dalam menjaga likuiditas dan pembiayaan ekonomi nasional yang menjadi motor penting pertumbuhan konsumsi dan investasi. Toto melanjutkan, sebagian besar kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masih berasal dari sejumlah BUMN besar yang memiliki peran strategis di sekto energi, telekomunikasi, dan pertambangan.

“MIND ID yang kontribusi ekspor dan penerimaan valas tinggi, serta menumbuhkan bisnis hilirisasi,” sambung Toto.

Menurut Toto, kontribusi ekspor dan penerimaan devisa dari sektor tambang melalui Mind ID turut memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global. Selain itu, Toto menilai peran PT Pertamina dan PT Telkom Indonesia juga sangat signifikan dalam menjaga aktivitas ekonomi nasional.

Menurutnya, kedua perusahaan pelat merah tersebut mampu menciptakan efek berganda melalui penguatan sektor energi dan konektivitas digital yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi modern. Namun demikian, Toto menilai kontribusi BUMN secara keseluruhan masih belum optimal karena pertumbuhan masih bertumpu pada kelompok perusahaan besar saja.

“Hal ini menggambarkan peran BUMN lainnya di luar kelompok blue chips tidak optimal,” lanjut Toto.

Ia menambahkan kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi nasional seharusnya dapat lebih besar apabila investasi di sektor hilir dengan nilai tambah tinggi dipercepat. Salah satu contohnya adalah pengembangan industri baterai kendaraan listrik melalui konsorsium Indonesia Battery Corporation (IBC).

“Kontribusi BUMN bisa lebih tinggi apabila mereka bisa lebih banyak investasi di hilir dengan nilai tambah lebih tinggi. Misal, percepatan pembangunan pabrik baterai EV oleh konsorsium IBC yang didominasi BUMN, maka kontribusi perusahaan negara bisa lebih besar,” ucap Toto.

Toto juga menyinggung peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang saat ini masih fokus melakukan pembenahan internal dan restrukturisasi sejumlah BUMN. Menurut dia, kondisi tersebut membuat perusahaan-perusahaan BUMN yang menonjol masih berasal dari sektor-sektor unggulan lama.

“Setelah ada Danantara, BUMN yang berkibar relatif ada di sektor blue chips saja. Danantara juga di periode ini sibuk dengan restrukturisasi, misal Garuda atau beberapa BUMN Karya,” kata Toto.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun di Bawah Rp18.000

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun di Bawah Rp18.000

July 16, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun Dibawah Rp18.000

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Turun Dibawah Rp18.000

July 16, 2026
Warren Buffett Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

Warren Buffett Sebut Pasar Modal Kini Berubah Jadi ‘Arena Judi’

July 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .