• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

6 months ago
in News
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah fenomena anak pejabat yang kerap meraih jalan mulus berkat nama besar orang tua, kisah hidup Soesalit justru berjalan berlawanan arah. Ia memilih meniti karier tanpa “menjual” nama besar keluarganya, bahkan hingga harus hidup dalam keterbatasan.

Soesalit merupakan putra dari tokoh emansipasi perempuan R.A. Kartini dan Bupati Rembang, Raden Mas Adipati Ario Djojadiningrat. Lahir dari keluarga terpandang, ia sejatinya memiliki peluang besar untuk mengikuti jejak ayahnya sebagai pejabat.

Namun, dalam buku Kartini (2024), Wardiman Djojonegoro menyebut Soesalit menolak kesempatan tersebut. Ia memilih jalan hidupnya sendiri, jauh dari bayang-bayang nama besar orang tuanya.

Alih-alih menjadi pejabat, Soesalit bergabung dengan militer pada 1943. Ia menjalani pelatihan di masa pendudukan Jepang dan kemudian menjadi bagian dari Pembela Tanah Air (PETA). Setelah Indonesia merdeka, ia melanjutkan pengabdian di Tentara Keamanan Rakyat.

Karier militernya berkembang pesat. Dalam biografi yang ditulis Sitisoemandari Soeroto, Soesalit tercatat aktif dalam berbagai pertempuran melawan Belanda. Perannya di medan tempur membuatnya cepat naik pangkat dan dikenal luas di kalangan militer.

Puncak kariernya terjadi pada 1946 saat ia dipercaya menjadi Panglima Divisi II Diponegoro, yang memiliki tugas strategis menjaga ibu kota negara di Yogyakarta. Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai penasihat Menteri Pertahanan pada era Kabinet Ali Sastroamidjojo pada 1953.

Meski memiliki rekam jejak mentereng, Soesalit tetap konsisten menutup rapat identitasnya sebagai putra Kartini. Bahkan di tengah popularitas ibunya, ia tidak pernah memanfaatkan hal tersebut untuk kepentingan pribadi.

Sikap ini juga disaksikan langsung oleh Abdul Haris Nasution. Dalam catatannya, Nasution mengungkap Soesalit memilih hidup sederhana setelah tak lagi aktif bertugas, bahkan cenderung melarat sebagai veteran.

“Dia bisa saja hidup layak dengan mengaku sebagai putra Kartini, tetapi itu tidak dilakukannya,” tulis Nasution, seperti dikutip dalam Kartini: Sebuah Biografi (1979).

Prinsip untuk tidak mendompleng nama besar orang tua itu dipegang teguh hingga akhir hayatnya. Soesalit tetap hidup dalam kesederhanaan sampai wafat pada 17 Maret 1962.

Kisahnya menjadi pengingat bahwa kesuksesan tak selalu harus bertumpu pada privilese keluarga, bahkan ketika kesempatan itu terbuka lebar.

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

(mkh/mkh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .