• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

October 23, 2025
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

11 months ago
in News
Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten perawatan dan perbaikan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) alias GMF AeroAsia berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue tahap kedua.

Berdasarkan prospektus, GMFI akan menerbitkan hingga 124.269.948.745 saham Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) selaku pemegang saham utama GMFI, akan mengalihkan seluruh haknya kepada PT Angkasa Pura Indonesia (API), yang selanjutnya akan menyetorkan aset non-tunai berupa lahan seluas sekitar 972.123 meter persegi di area GMF Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Berdasarkan penilaian, diperkirakan dampak langsung dari rights issue adalah peningkatan aset tetap GMFI setidaknya sebesar Rp5,66 triliun. Melalui penyetoran aset ini, GMF akan memperoleh tambahan aset tetap yang signifikan sekaligus mengurangi beban operasional.

Setelah rights issue dilaksanakan, posisi ekuitas GMF diproyeksikan berbalik positif dari defisiensi sebesar US$249 juta menjadi ekuitas positif sekitar US$103 juta.

Rasio keuangan juga akan membaik, antara lain return on equity naik dari minus 3,5% menjadi 8,5%, serta current ratio meningkat dari 87,9% menjadi 90,7%. Sementara itu, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi terdilusi hingga 76,79%. Dana dari publik selain inbreng akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk pembelian bahan baku dan suku cadang pesawat.

Setelah rights issue, komposisi pemegang saham GMF akan berubah signifikan. API akan menjadi pemegang saham mayoritas, sementara kepemilikan Garuda Indonesia akan terdilusi. Meski demikian, rencana transaksi ini tidak akan mengakibatkan perubahan terhadap pengendalian GMFI.

Direksi GMF menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya penyehatan dan sinergi di dalam ekosistem Garuda Group. Aksi korporasi ini diharapkan memperkuat struktur modal, menurunkan beban sewa, serta mendukung keberlanjutan bisnis perawatan dan perbaikan pesawat (MRO).

Pelaksanaan rights issue akan dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif atas rencana tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi Grup GIAA, di mana sinergi dengan anak usaha dapat menciptakan ekosistem bisnis yang terintegrasi, mencakup seluruh value chain industri penerbangan.

“Mengacu kepada program restrukturisasi keuangan oleh GIAA yang mencakup antara lain rencana perbaikan ekuitas pada seluruh grup usaha GIAA, program perbaikan ekuitas Perseroan dapat dilakukan dengan melakukan penambahan penyertaan modal dalam bentu selain uang melalui inbreng atas Aset API oleh API kepada Perseroan,” jelas Direksi GIAA dalam prospektus, dikutip Kamis (23/10/2025).

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Daftar Terbaru Jajaran Direksi & Komisaris Garuda Maintenance (GMFI)




Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .