• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Kabur Bawa Rp 53,5 T, Separuhnya Gara-Gara Saham Bank

Asing Kabur Bawa Rp 53,5 T, Separuhnya Gara-Gara Saham Bank

July 8, 2025
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

October 3, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asing Kabur Bawa Rp 53,5 T, Separuhnya Gara-Gara Saham Bank

1 year ago
in Lifestyle
Asing Kabur Bawa Rp 53,5 T, Separuhnya Gara-Gara Saham Bank
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Tekanan jual asing sepanjang semester I-2025 menjadi satu sentimen negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam 6 bulan pertama tahun ini, net sell asing tercatat sebesar Rp 53,56 triliun. 

Berdasarkan data pasar, pada periode yang sama tahun lalu net sell asing tidak sampai 15% dari totalnet selltahun ini atau Rp 7,71 triliun.

Secara historis, net sell terjadi paling besar pada 16 April lalu pasca pengumuman tarif resiprokal dan libur panjang lebaran sampai lebih dari Rp8 triliun hanya dalam sehari.

Anggota Dewan Komisioner OJK pengawas pasar modal Inarno Djajadi mengatakan bahwa hal tersebut adalah salah satu penyebab kinerja IHSG lesu pada paruh pertama tahun ini. 

IHSG tercatat masih terkoreksi 2.15% sejak awal tahun (ytd). “Secara month-to-date (mtd) melemah 3,46% ke 6927,68” jelas Inarno dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Selasa (8/7/2025).

Tekanan jual asing tahun ini utamanya terjadi pada empat saham bank jumbo. BCA atau BBCA menjadi emiten dengan net sell asing terbesar sepanjang semester I-2025. 

Asing membukukan net sell di saham BBCA senilai Rp 12,68 triliun. Padahal sepanjang Januari-Juni tahun lalu asing net buy Rp 1,64 triliun saham BBCA. 

Hal tersebut seiring dengan kinerja saham BBCA yang mengalami koreksi 12,37% ytd. Pada perdagangan hari ini, koreksi masih terus berlanjut dan saham BBCA telah meninggalkan level 8.500. 

Nasib yang lebih beruntung dialami oleh tiga bank jumbo lain dengan Bank Mandiri (BMRI) yang mencatat net sell asing tidak sampai Rp 10 triliun atau tepatnya Rp 9,62 triliun. 

Sementara itu, net sell asing di Bank Rakyat Indonesia (BBRI) senilai Rp 4,49 triliun dan Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 3,21 triliun. Artinya Rp 30 triliun net sell asing semester I-2025 merupakan sumbangan dari saham bank jumbo. 

Adapun IHSG sepanjang enam bulan pertama tahun ini mengalami volatilitas yang terbilang tinggi. Sempat dibawa jatuh ke bawah 6.000 hingga terbang ke level lebih dari 7.000 dalam waktu sekitar satu bulan. 

Sepanjang Juni lalu IHSG kembali kontraksi lebih dari 4%, menghapus sebagian reli yang terjadi pada Mei 2025. Alhasil, memasuki paruh kedua, IHSG masih bertengger di bawah level 7000.

Ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan asing banyak meninggalkan saham perbankan seiring dengan ekspektasi pasar terhadap kinerja kuartal II-2025. “Sampai kuartal II-2025 kelihatannya masih lemah. Pertumbuhan kredit stagnan, laba juga stagnan, prospek pertumbuhan kita turun,” katanya. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Naik Nyaris 3%! Ini Saham yang Bikin Terbang




Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

October 3, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .