• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Terus Jual Saham, BEI Ungkap Indikator Bursa RI Kebal Guncangan

Asing Terus Jual Saham, BEI Ungkap Indikator Bursa RI Kebal Guncangan

October 27, 2026
BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

October 27, 2026
Saham HSC Keluar, Bos BEI Pastikan Gak Motong Kapitalisasi Pasar IHSG

Saham HSC Keluar, Bos BEI Pastikan Gak Motong Kapitalisasi Pasar IHSG

October 27, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

October 27, 2026
Mengawali Perdagangan, IHSG Anjlok 0,28%

Mengawali Perdagangan, IHSG Anjlok 0,28%

October 27, 2026
Bursa Asia Menguat, Kospi Melonjak 3,8% Ditopang Saham Teknologi

Bursa Asia Menguat, Kospi Melonjak 3,8% Ditopang Saham Teknologi

October 27, 2026
Keluarga Pejabat BUMN Dilarang Pakai Fasilitas Kantor, Ini Aturannya

Keluarga Pejabat BUMN Dilarang Pakai Fasilitas Kantor, Ini Aturannya

October 27, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,2%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Anjlok 1,2%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 27, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG, Kapitalisasi Pasar Aman?

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG, Kapitalisasi Pasar Aman?

October 27, 2026
IHSG Anjlok 1,2%, Tapi Asing Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1,2%, Tapi Asing Borong 10 Saham Ini

October 27, 2026
IHSG Anjlok 1,2%, Tapi Asing Boronng 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1,2%, Tapi Asing Boronng 10 Saham Ini

October 27, 2026
IHSG Turun 1,22%, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang Asing

IHSG Turun 1,22%, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang Asing

October 27, 2026
Petinggi BUMN Dilarang Main Golf di Hari Kerja, Ini Aturannya

Petinggi BUMN Dilarang Main Golf di Hari Kerja, Ini Aturannya

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 27, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Asing Terus Jual Saham, BEI Ungkap Indikator Bursa RI Kebal Guncangan

1 hour ago
in News
Asing Terus Jual Saham, BEI Ungkap Indikator Bursa RI Kebal Guncangan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan sejumlah indikator yang menunjukkan ketahanan atau resiliensi pasar modal Indonesia di tengah tekanan jual investor asing (foreign net sell) yang masih deras dalam beberapa waktu terakhir.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi memaparkan, resiliensi pasar modal tidak hanya diukur dari pergerakan arus dana asing, tetapi juga dari sejumlah indikator lain, mulai dari kelancaran operasional bursa, pertumbuhan likuiditas transaksi, kondisi permodalan dan likuiditas Anggota Bursa (AB), hingga kinerja fundamental emiten dan pertumbuhan jumlah investor.

“Resiliensi pasar antara lain juga dilihat dari operasional yang berjalan dengan baik, likuiditas transaksi yang masih tumbuh, permodalan dan likuiditas AB masih terjaga, fundamental emiten mayoritas masih baik dan tumbuh, jumlah investor juga tumbuh,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).

Meskipun demikian, Iding mengakui arus dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia masih menjadi tantangan bagi industri pasar modal. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan investor yang masih perlu diperkuat.

“Adapun foreign outflow yang masih terjadi antara lain merupakan cerminan kepercayaannya investor yang masih menjadi tantangan. Itu yang menjadi fokus dan PR reformasi pasar modal yang kami lakukan,” ungkapnya.

Iding melanjutkan lebih jauh, di tengah berbagai masukan dari pelaku pasar dan pemangku kepentingan terkait arah reformasi pasar modal, BEI selaku regulator pasar mod menghargai pandangan yang disampaikan berbagai pihak. Menurutnya, masukan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap upaya memperbaiki kondisi pasar modal Indonesia.

“Pada prinsipnya kami menghargai dan menerima masukan dari semua pihak, yang pada dasarnya tentu bentuk perhatian dan untuk kebaikan pasar modal,” ucapnya.

Selain itu, BEI juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah. “BEI selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk DPR dan pihak pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait penegakan hukum terhadap pelaku industri pasar modal, Iding menekankan pentingnya penerapan sanksi yang mampu memberikan efek jera (deterrent effect). Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan perhatian yang disampaikan MSCI terhadap penguatan kredibilitas dan tata kelola pasar modal Indonesia.

Iding menegaskan, penegakan hukum tidak seharusnya membuat investor yang beritikad baik menjadi khawatir untuk berinvestasi. Sebaliknya, penegakan aturan diperlukan untuk melindungi investor yang mematuhi ketentuan sekaligus menciptakan pasar yang lebih kredibel, wajar, dan teratur.

“Kalau memang investor tidak melakukan pelanggaran ketentuan dan beritikad baik, tentu mereka tidak akan takut berinvestasi di pasar modal. Dan tugas kami melindungi investor-investor yang baik tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, pasar modal yang kredibel diharapkan mampu menarik lebih banyak investor berkualitas dengan orientasi investasi jangka panjang, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam penerapan sanksi, Iding juga mengingatkan pentingnya membedakan sanksi administratif dengan tindak pidana. Menurutnya, seluruh investor dan pelaku pasar tetap harus tunduk pada ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan demikian pasar modal kita menjadi lebih kredibel, wajar, dan teratur. Ini yang diharapkan akan menarik investor yang baik dan berjangka panjang masuk ke pasar modal kita, baik domestik maupun asing,” tutupnya.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

BNI (BBNI) Cetak Laba Rp16,1 T di Kuartal III-2026

October 27, 2026
Saham HSC Keluar, Bos BEI Pastikan Gak Motong Kapitalisasi Pasar IHSG

Saham HSC Keluar, Bos BEI Pastikan Gak Motong Kapitalisasi Pasar IHSG

October 27, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp18.120

October 27, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .