• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Aturan Terbaru Bawa Power Bank di Kereta Api dan Pesawat

Aturan Terbaru Bawa Power Bank di Kereta Api dan Pesawat

December 21, 2025
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Aturan Terbaru Bawa Power Bank di Kereta Api dan Pesawat

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Aturan Terbaru Bawa Power Bank di Kereta Api dan Pesawat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Banyak yang belum tahu kalau selain pesawat, kereta api juga punya aturan untuk perangkat pengisi daya power bank.

Untuk diketahui, bahan di dalam power bank adalah baterai lithium-ion sangat mudah terbakar. Jadi, kombinasi antara kerusakan, kesalahan penggunaan, atau penuaan perangkat membuatnya berisiko menyebabkan kebakaran.

Baru-baru ini, PT KAI mengeluarkan aturan baru terkait power bank untuk meminimalisir risiko kebakaran yang bisa dipicu.

Berikut ketentuan yang perlu dipatuhi oleh penumpang saat menggunakan power bank dan stopkontak di kereta api.

Perhatikan kapasitas maksimal berikut:

Wh = (kapasitas mAh x Voltase) / 1.000

Pastikan juga power bank Anda memiliki label yang menunjukkan kapasitas daya.

Apa yang dilarang?

PT KAI melarang penumpang mengisi ulang daya power bank di kereta api. Artinya tidak boleh menggunakan stopkontak untuk mengisi power bank. Kebijakan penggunaan stopkontak di kereta api ini karena hanya perangkat dengan konsumsi daya rendah yang diperbolehkan mengisi daya menggunakan stopkontak kereta api.

Adapun prangkat yang diperbolehkan mengisi daya dengan stopkontak kereta api adalah handphone, earphone, tablet, dan laptop. Oleh karena itu, tidak diperbolehkan mengisi daya power bank di dalam kereta api.

“Jadi, jangan asal sembarang colok perangkat yang tidak diperbolehkan ya!” tertulis dalam unggahan tersebut di Instagram.

“Ketentuan yang baru ini dibuat untuk meminimalisir risiko kebakaran yang bisa dipicu, sehingga mengganggu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan bersama.”

Aturan di maskapai mancanegara

Salah satu maskapai penerbangan kawakan, Emirates, memberlakukan aturan yang melarang penggunaan power bank.
Aturan tersebut berlaku efektif mulai 1 Oktober 2025. Dalam pengumumannya di laman resmi, Emirates mengatakan power bank masih bisa dibawa ke dalam kabin.

Namun ditekankan bahwa powerbank yang dibawa tidak untuk digunakan, baik mengisi daya perangkat lain ataupun mengisi baterai power bank dengan sumber daya pesawat.

Selain itu, penumpang hanya diperbolehkan membawa satu power bank saja selama penerbangan. Besaran dayanya juga terbatas di bawah 100 watt jam.

Emirates menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan insiden karena baterai litium dalam pesawat di seluruh industri penerbangan.

Power bank khususnya menggunakan baterai litium-ion atau litium-polimer. Baterainya mengandung ion-litium yang tersuspensi dalam larutan elektrolit dan ion-ion mengalir serya bergerak antara dua elektroda saat mengisi baterai dan dikosongkan.

Saat baterai terisi daya berlebih atau rusak bisa menyebabkan thermal runaway, yakni proses percepatan otomatis yang menyebabkan panas dalam sel baterai untuk menghilangkannya. Pada akhirnya membuat perangkat panas dan tidak terkendali.

“Ini bisa mengakibatkan konsekuensi berbahaya seperti kebakaran, ledakan dan pelepasan gas beracun,” jelas Emirates.

Emirates juga menambahkan banyak power bank tidak memiliki standar perlindungan untuk mencegah baterai mengisi daya berlebihan. Jadi semkain meningkatkan risiko bahaya.

Salah satu aturan terbaru Emirates juga meminta powerbank diletakkan pada lokasi yang mudah dijangkau. Saat terjadi kejadian tak terduga seperti kebakaran, awak kabin bisa merespon dan memadamkan api dengan cepat.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .