• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Begini Tips Menjadikan Emas Sebagai Dana Darurat

Begini Tips Menjadikan Emas Sebagai Dana Darurat

July 24, 2025
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

August 18, 2026
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

August 18, 2026
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

August 18, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Begini Tips Menjadikan Emas Sebagai Dana Darurat

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Begini Tips Menjadikan Emas Sebagai Dana Darurat
Share on FacebookShare on Twitter



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Instrumen investasi emas menjadi aset yang kebal terhadap guncangan ekonomi. Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas yang sering disebut sebagai “safe haven” kembali menjadi incaran banyak orang.

Para ahli kerap menyarankan emas sebagai pilihan untuk menyimpan dana darurat. Mengapa? emas dianggap mudah dicairkan kapan saja dan merupakan instrumen investasi yang sederhana.

Namun, sebenarnya, menyimpan dana darurat dalam bentuk emas kurang tepat. Apa alasannya? Berikut penjelasannya.

Dana darurat harus gampang diakses

Dana darurat ada agar kita terhindar dari utang saat menghadapi situasi mendesak, seperti kehilangan pekerjaan, risiko usaha, atau musibah lainnya.

Meskipun emas cukup likuid, perlu diingat bahwa untuk mendapatkan uang tunai, emas harus dijual terlebih dahulu. Apa yang terjadi jika kita butuh dana secepatnya? Proses penjualan bisa menjadi hambatan dan membuat akses dana darurat menjadi kurang praktis.

Emas berfluktuasi dalam jangka pendek

Harga emas juga berfluktuasi, meskipun tidak setinggi saham. Fluktuasi ini berisiko membuat kita merugi saat menjual emas dalam jangka pendek. Akan lebih bijak jika kita memilih instrumen keuangan yang lebih stabil agar nilai dana darurat tetap terjaga.

Ada Selisih Harga Beli dan Jual Emas

Perbedaan harga beli dan jual emas juga perlu diperhatikan. Bisa jadi harga emas naik, tetapi saat kita menjualnya, justru rugi karena harga jual masih di bawah harga rata-rata beli kita.

Itulah mengapa emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang, bukan untuk dana darurat.

Simak 6 tips investasi emas yang penting untuk diketahui oleh pemula:

1. Pasang Tujuan Investasi dengan Jelas

Inti dari investasi adalah untuk mencapai tujuan keuangan tertentu. Tanpa adanya tujuan, investasi hanya akan dilakukan dengan sembarangan dan tak ada strategi untuk mengoptimalkannya. Hal ini berlaku pula jika Anda menanam modal pada instrumen emas.

Dengan tujuan yang jelas, Anda bisa menentukan berapa lama aktivitas investasi akan dilakukan, serta instrumen yang ideal untuk dipilih. Untuk emas sendiri, idealnya tujuan investasi memiliki jangka waktu yang panjang, misalnya di atas 5 tahun. Sebab, dalam jangka panjang, peluang imbal hasil investasi emas akan terasa lebih optimal, dan mampu meminimalkan risikonya.

2. Susun Rencana Investasi dengan Kondisi Keuangan

Tips yang kedua, sesuaikan rencana investasi dengan kondisi keuangan dan alokasi dana yang tersedia. Tak harus besar, investasi emas saat ini bisa dilakukan dengan modal kecil berkat kehadiran layanan emas digital. Tapi ingat, tergantung dari tujuan yang ingin diraih, Anda perlu menentukan berapa besar dana yang perlu disisihkan untuk investasi ini.

Sebab, jika nilainya terlalu kecil, sudah pasti tujuan investasi berisiko tak akan tercapai. Di sisi lain, jika alokasi dana untuk investasi terlalu besar, risiko kebutuhan lain yang tak kalah penting terlewatkan akan menjadi lebih tinggi. Idealnya, anggaran untuk investasi per bulan adalah 20 sampai 30 persen dari gaji, atau di kisaran tersebut tergantung kondisi keuangan.

3. Hanya Gunakan Platform Investasi Emas Terpercaya

Jika ingin berinvestasi emas dengan lebih praktis, kini telah banyak bermunculan layanan investasi emas online atau digital yang bisa digunakan. Platform emas online tersebut bisa dengan praktis dipasang pada smartphone dan menjalankan aktivitas investasi kapan pun dan di mana pun diinginkan.

Yang terpenting, jika memilih metode investasi emas ini, pastikan jika layanan yang digunakan legal dan terpercaya. Caranya dengan mengecek izin usahanya di Bappebti dan memastikan rekam jejaknya agar terhindar dari risiko investasi bodong atau semacamnya.

4. Rutin Pantau Pergerakan Harga Emas

Tips lain yang tidak kalah penting dipahami saat investasi emas adalah rutin memantau pergerakan harganya seiring waktu. Secara umum, harga emas mengacu terhadap harga di pasar dunia menggunakan mata uang USD atau dolar Amerika Serikat.

Tentunya, ketika melihat harga emas sedang turun, manfaatkan kesempatan tersebut untuk lebih banyak membeli logam mulia ini. Sebaliknya, jika harganya sedang naik, jual sebagian aset emas yang dimiliki agar mendapat imbal hasil dari buyback yang optimal. Tentunya, kapan waktu terbaik untuk membeli atau menjual emas ini hanya bisa diketahui saat Anda rutin memantau pergerakan harganya.

5. Tentukan Tempat Penyimpanan yang Tepat

Ketika memutuskan untuk membeli emas fisik, hal penting yang tak boleh dilewatkan adalah menyiapkan tempat penyimpanannya. Biasanya, tempat menyimpan emas yang aman adalah brankas pribadi dengan proteksi PIN serta sidik jari pemilik agar jauh dari risiko pencurian atau semacamnya.

Alternatifnya, jika tidak ingin repot menyiapkan tempat penyimpanan, investasi saja emas digital. Alasannya karena penyimpanannya dilakukan oleh pihak penyedia layanan emas online yang tentunya lebih praktis dan hemat biaya. Selain itu, umumnya Anda tak akan dibebani dengan biaya penyimpanan ini sehingga membuat potensi keuntungan investasi emas digital menjadi lebih maksimal.

6. Konsisten dan Disiplin Tanam Modal

Tips yang terakhir, saat investasi emas, tanamkan pada diri untuk konsisten dan disiplin menanam modal. Ingat jika investasi adalah aktivitas keuangan yang ideal dilakukan dalam jangka waktu lama, khususnya di instrumen emas.

Jika kebiasaan menanam modal terhenti di tengah jalan, risiko tujuan finansial tercapai akan menjadi jauh lebih kecil. Peluang imbal hasil yang didapatkan nantinya juga akan menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, terus tanam modal sesuai rencana hingga tujuan investasi berhasil tercapai sesuai target.

Itulah 6 tips yang bisa Anda aplikasikan agar lebih aman, nyaman, dan menguntungkan saat investasi emas. Secara umum, emas merupakan instrumen investasi yang ideal untuk mencapai tujuan jangka panjang maupun melindungi aset dari inflasi. Dengan likuiditas yang terjamin, menjadikan emas kembali ke bentuk dana tunai biasanya tidak terlalu sulit sehingga dapat segera dicairkan saat dibutuhkan.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Sebelum Investasi Emas, Perhatikan Empat Informasi Penting Ini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .