• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bisnis Bancassurance Anjlok 20%, Bank Danamon (BDMN) Ungkap Alasannya

Bisnis Bancassurance Anjlok 20%, Bank Danamon (BDMN) Ungkap Alasannya

July 31, 2025
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
Asing Ketahuan Lepas Saham Ini Saat Reshuffle Menteri Keuangan

Asing Ketahuan Lepas Saham Ini Saat Reshuffle Menteri Keuangan

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bisnis Bancassurance Anjlok 20%, Bank Danamon (BDMN) Ungkap Alasannya

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bisnis Bancassurance Anjlok 20%, Bank Danamon (BDMN) Ungkap Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) mengungkapkan kinerja bisnis bancassurance mengalami penurunan yang signifikan sepanjang semester I-2025. Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Honggo Widjojo Kangmasto produk asuransi kerja sama bank dengan perusahaan asuransi di BDMN anjlok hingga 20%.

Menurutnya, perlambatan itu disebabkan oleh beberapa produk yang sempat mengalami masalah di industri asuransi. Hal itu membuat minat nasabah terhadap produk bancassurance di Bank Danamon berkurang.

“Kita harus akui di first half dari 2025 kinerja bancassurance ini agak menurun. Kenapa, karena kan tempo hari ada beberapa produk yang sempat menimbulkan masalah di industri. Jadi animo dari industri terhadap bancassurance agak turun,” ungkap Honggo saat paparan kinerja semester I-2025 Bank Danamon secara virtual, Rabu (30/7/2025).

Sementara itu, kontribusi produk bancassurance terhadap pendapatan berbasis komisi alias fee based income Bank Danamon cukup signifikan, hampir 20%.

Alasan lain perlambatan kinerja tersebut adalah sikap Bank Danamon yang berhati-hati dalam menjual produk bancassurance. Honggo mengatakan bank milik MUFG itu ingin menaati semua prosedur penjualan bancassurance.

“Kami juga sangat super hati-hati dalam menjual. Kami akan comply kepada semua prosedur penjualan bank assurance dan kami sangat terutama memperhatikan risk appetite dari nasabah. Jadi kita menambah beberapa step untuk mengkonfirmasi supaya tidak ada yang disebut mis-selling,” jelasnya.

Merujuk laporan keuangannya, pendapatan provisi dan komisi tercatat naik tipis 3,14% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp712,6 miliar sepanjang paruh pertama tahun 2025.

Sedangkan pada kinerja bottom line, Bank Danamon mencatatkan laba bersih konsolidasian setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) sebesar Rp1,6 triliun sepanjang semester I-2025. Perolehan itu naik 12% secara tahunan.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Buana Finance (BBLD) Dapat Kredit Rp 900 Miliar dari QNB dan BDMN




Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .