• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! IHSG Anjlok 3,64%, Balik ke 6.000-an

Breaking News! IHSG Anjlok 3,64%, Balik ke 6.000-an

May 21, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

July 13, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

July 13, 2026
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

July 13, 2026
Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

July 13, 2026
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

July 13, 2026
Internasional Percaya RI Jaga Fiskal

Internasional Percaya RI Jaga Fiskal

July 13, 2026
Rating RI Aman, S&P Beri Sederet Catatan Buat Pemerintah

Rating RI Aman, S&P Beri Sederet Catatan Buat Pemerintah

July 13, 2026
BEI Mau Buka Jalan Investor RI Trading Saham BYD hingga Tencent

BEI Mau Buka Jalan Investor RI Trading Saham BYD hingga Tencent

July 13, 2026
BTN Mau Gelar RUPSLB, Catat Tanggalnya

BTN Mau Gelar RUPSLB, Catat Tanggalnya

July 13, 2026
Laporan S&P Cerminan Confidence Investor Global Terhadap RI

Laporan S&P Cerminan Confidence Investor Global Terhadap RI

July 13, 2026
S&P Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,1% di 2026, Ini Alasannya!

S&P Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,1% di 2026, Ini Alasannya!

July 13, 2026
Netizen Sebut IHSG Anjlok Tiap Prabowo Pidato, Ini Kata Bos Bursa

Netizen Sebut IHSG Anjlok Tiap Prabowo Pidato, Ini Kata Bos Bursa

July 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Breaking News! IHSG Anjlok 3,64%, Balik ke 6.000-an

2 months ago
in News
Breaking News! IHSG Anjlok 3,64%, Balik ke 6.000-an
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk pada perdagangan Kamis (21/5/2026) siang dan makin menjauh dari level psikologis 6.100.

Hingga sekitar pukul 13.35 WIB, IHSG terjun 3,64% ke posisi 6.088,22. Pelemahan ini memperpanjang tekanan yang terjadi sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.

IHSG sempat menyentuh level terendah harian di 6.083,69, jauh di bawah posisi penutupan sebelumnya di 6.318,50. Sementara posisi tertinggi intraday tercatat di 6.378,81 sebelum akhirnya tekanan jual makin deras.

Nilai transaksi di seluruh pasar sudah mencapai Rp10,74 triliun dengan volume perdagangan 20,86 miliar saham dan frekuensi transaksi menembus 1,38 juta kali.

Mayoritas saham berada di zona merah, dengan 673 saham melemah, hanya 100 saham menguat dan 186 saham stagnan.

Tekanan jual tampak terjadi hampir merata di berbagai sektor, terutama saham-saham big caps dan saham konglomerasi yang sebelumnya menjadi penopang utama pergerakan IHSG.

Secara teknikal, level 6.100 yang sebelumnya menjadi area penyangga penting kini berhasil ditembus, membuka potensi pelemahan lebih lanjut apabila sentimen pasar tidak kunjung membaik.

Pelaku pasar masih dibayangi ketidakpastian global, arus keluar dana asing, serta aksi profit taking yang makin agresif di tengah volatilitas pasar yang tinggi.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir buka suara ihwal amblesnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini hingga bergerak di level sekitar 6.100-an setelah sebelumnya sempat ambles lebih dari 2%

Pandu mengakui, salah satu faktor pendorong tertekannya IHSG pagi ini tak terlepas dari sentimen investor terhadap pembentukan BUMN khusus ekspor, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia alias PT DSI. Para investor kata dia masih meraba-raba tentang detail kehadiran PT DSI yang jadwalnya akan resmi beroperasi per Juni 2026.

Oleh sebab itu, Pandu memberikan pesan khusus kepada para investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa pemerintah tidak akan abai terhadap kepentingan para pelaku pasar yang terkait dengan aktivitas ekspor. Menurutnya, badan itu akan beroperasi sesuai kebutuhan pasar.

“Insya Allah pasti baik lah, kan kita pasti akan melihat market, marketnya penting, optimis secepatnya,” tegas Pandu.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya juga telah buka suara ihwal ambrolnya IHSG hari ini. Jatuhnya IHSG sebesar 2% itu dikait-kaitkan publik seiring hadirnya BUMN khusus ekspor, yakni PT DSI.

Menurut Purbaya, sebetulnya masalah itu lebih disebabkan ketidaktahuan pelaku pasar saham terkait manfaat sebetulnya dari BUMN khusus ekspor yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto.

“Mungkin mereka belum tahu dampak sebenarnya seperti apa. Kan pasar kan kalau ada ketidakpastian biasanya takut, jual dulu,” kata Purbaya saat ditemui di kawasan Kemenko Perekonomian, Jakarta Kamis (21/5/2026).

Purbaya mengatakan, ketika para pelaku pasar mengetahui manfaat sebenarnya dari kehadiran BUMN ekspor itu, seharusnya IHSG justru akan berbalik kencang dalam waktu dekat.

“Tapi kalau mereka nanti mengerti dampak yang sebetulnya seperti apa, harusnya akan naik,” tegas Purbaya.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

July 13, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

July 13, 2026
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

July 13, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .