
Jakarta, CNBC Indonesia – Para konglomerat di kawasan Asia kian agresif, memindahkan portofolio kekayaan mereka ke Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut kini menjadi dua destinasi utama penampung ‘uang panas’, serta aset fisik seperti emas yang dialihkan dari Timur Tengah dan China. CEO Malayan Banking Berhad atau Maybank Singapura, Alvin Lee mengungkapkan, adanya pergeseran signifikan peta investasi orang kaya Asia. Salah satunya terlihat dari eksodus modal dan aset emas dalam jumlah besar dari Dubai menuju Singapura.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 11/09/2026) berikut ini.



















