• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
China Awasi Ketat Aset Digital, Bursa Kripto Asal Hongkong IPO

China Awasi Ketat Aset Digital, Bursa Kripto Asal Hongkong IPO

December 17, 2025
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

China Awasi Ketat Aset Digital, Bursa Kripto Asal Hongkong IPO

10 months ago
in News
China Awasi Ketat Aset Digital, Bursa Kripto Asal Hongkong IPO
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa kripto terbesar dan berlisensi di Hong Kong, HashKey Group, resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada Rabu waktu setempat. Langkah ini menandai ambisi Hong Kong untuk memperkuat posisinya sebagai pusat global aset digital, di tengah sikap keras Beijing terhadap perdagangan dan penambangan mata uang kripto.

Pada debut perdagangannya, saham HashKey ditutup melemah 2,69% ke level HK$6,50 per saham, setelah sukses menghimpun dana sekitar US$205 juta melalui penawaran umum perdana (IPO). Meski demikian, pencatatan ini tetap dipandang sebagai tonggak penting bagi industri kripto di kawasan Asia.

Diketahui, HashKey, yang didirikan pada 2018, mengoperasikan platform bursa kripto serta sejumlah lini bisnis lain di sektor aset digital.

Dalam seremoni pencatatan sahamnya, CEO HashKey Xiao Feng menyebut aksi korporasi tersebut sebagai momen bersejarah bagi perusahaan.

“Sebagai pengusaha, kami berasal dari daratan (Tiongkok), tetapi HashKey adalah perusahaan Hong Kong,” ujarnya mengutip AFP, Rabu (17/12).

Menurutnya, Hong Kong dipandang sebagai bidang eksperimental untuk menggunakan mata uang kripto sebagai alat investasi utama. Awal tahun ini, kota ini meluncurkan sistem perizinan untuk stablecoin, jenis unit digital yang tidak terlalu fluktuatif.

“Kami optomis bahkan dalam industri aset digital, seperangkat aturan regulasi yang lengkap yang dibangun berdasarkan pengalaman masyarakat selama berabad-abad sangatlah penting,” tambahnya.

Ia optimis dengan pencatatan sahamnya di bursa Hong Kong dapat menjadi bukti bahwa menempuh jalur kepatuhan terhadap regulasi juga bisa berujung pada kesuksesan.

Ia menegaskan bahwa meski para pendirinya berasal dari China daratan, HashKey merupakan perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Hong Kong. Menurutnya, industri aset digital tetap membutuhkan kerangka aturan yang jelas dan kuat.

Hong Kong sendiri semakin agresif mendorong pengembangan industri kripto dan blockchain. Di saat perdagangan kripto dilarang di China daratan, iklan dan aktivitas terkait aset digital justru mudah ditemui di Hong Kong.

Otoritas setempat juga mengambil langkah cepat dengan menerapkan berbagai regulasi, termasuk sistem perizinan untuk stablecoin yang diluncurkan awal tahun ini. Pengamat menilai wilayah tersebut menjadi semacam laboratorium kebijakan bagi China.

Pimpinan perusahaan aset digital Crypto HK Merton Lam mengatakan, China masih sangat berhati-hati terhadap penggunaan kripto, sehingga Hong Kong kemungkinan diposisikan sebagai ‘testing ground’.

Ia menambahkan, meski warga Hong Kong bisa mengakses bursa internasional seperti Binance, keberadaan pemain lokal seperti HashKey dinilai lebih praktis, terutama untuk proses konversi dana tunai ke aset kripto.

Dari sisi pasar modal, momentum IPO HashKey juga dinilai tepat. Pengacara teknologi finansial di Reed Smith, Etelka Bogardi menyebut pasar IPO Hong Kong tengah bergairah. Selain itu, kebijakan ramah kripto yang diterapkan pemerintah dalam 12 hingga 18 bulan terakhir turut menjadi faktor pendorong.

“Hong Kong khususnya dalam 12, 18 bulan terakhir telah benar-benar mendorong maju dengan banyak peraturan, klarifikasi, dorongan oleh pemerintah untuk menjadikannya lingkungan yang lebih fasilitatif” untuk teknologi blockchain, katanya kepada AFP.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .