• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ganti Pengendali ke Asing, TGUK Keluar dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pengendali ke Asing, TGUK Keluar dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Ini Bocoran Surat Pejabat BUMN Dilarang Pakai Patwal dan Main Golf

Ini Bocoran Surat Pejabat BUMN Dilarang Pakai Patwal dan Main Golf

October 26, 2026
Bocor! Ini Aturan Perilaku dan Fasilitas Buat Petinggi BUMN

Bocor! Ini Aturan Perilaku dan Fasilitas Buat Petinggi BUMN

October 26, 2026
Danantara Guyur Investasi Rp200 T Tahun Depan, Ini Sumber Duitnya

Danantara Guyur Investasi Rp200 T Tahun Depan, Ini Sumber Duitnya

October 26, 2026
Bea Cukai Ungkap 5 Bandara RI Jadi Jalur Perdagangan Emas Ilegal Dunia

Bea Cukai Ungkap 5 Bandara RI Jadi Jalur Perdagangan Emas Ilegal Dunia

October 26, 2026
Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

October 26, 2026
Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

October 26, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

October 26, 2026
RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

October 26, 2026
Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

October 26, 2026
Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ganti Pengendali ke Asing, TGUK Keluar dari Pantauan Khusus BEI

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Ganti Pengendali ke Asing, TGUK Keluar dari Pantauan Khusus BEI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencabutan emiten gerai minuman Teguk PT Platinum Wahab Nusantara Tbk. (TGUK) dari papan pemantauan khusus.

Dikutip dari keterbukaan informasi Senin (26/10/2026), usai pencabutan ini TGUK bakal berada di papan pengembangan. “Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 27 Oktober 2026,” demikian pengumuman Bursa.

TGUK masuk dalam papan pemantauan khusus dengan kriteria 11 atau kondisi lain yang ditetapkan oleh BEI setelah memperoleh persetujuan atau perintah dari OJK.

Belum lama ini, Teguk memiliki pemegang saham pengendali baru setelah investor asing membeli Rp40,6 miliar saham. Diketahui, Visionary Capital Global Pte. Ltd., membeli 2,03 miliar saham perseroan. Transaksi tersebut dilakukan pada 2 Oktober 2026 dengan harga Rp20 per saham.

“Transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan direct investment sebagaimana diteken pada Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) atau Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin, (5/10/2026).

Sebelum transaksi, Visionary Capital Global Pte. Ltd. tidak memiliki saham TGUK sehingga kepemilikannya tercatat 0 saham dengan hak suara 0%. Setelah transaksi, kepemilikannya menjadi 2.030.032.377 saham atau setara dengan 56,84% hak suara.

Dengan kepemilikan tersebut, Visionary Capital Global Pte. Ltd. tercatat sebagai pemegang saham pengendali baru TGUK. Investor asing tersebut juga menyatakan akan mempertahankan pengendalian atas perseroan.

Pada tanggal yang sama, pengendali Teguk sebelumnya, PT Dinasti Kreatif Indonesia melakukan penjualan sebanyak 2.030.032.377 saham biasa TGUK di harga Rp20 per saham. Nilai transaksi penjualan tersebut juga mencapai sekitar Rp40,60 miliar.

Sebelum transaksi, PT Dinasti Kreatif Indonesia menguasai 2.476.250.000 saham TGUK dengan hak suara sebesar 69,33%. Setelah menjual 2.030.032.377 saham, kepemilikannya menyusut menjadi 446.217.623 saham dengan hak suara sebesar 12,49%.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ini Bocoran Surat Pejabat BUMN Dilarang Pakai Patwal dan Main Golf

Ini Bocoran Surat Pejabat BUMN Dilarang Pakai Patwal dan Main Golf

October 26, 2026
Bocor! Ini Aturan Perilaku dan Fasilitas Buat Petinggi BUMN

Bocor! Ini Aturan Perilaku dan Fasilitas Buat Petinggi BUMN

October 26, 2026
Danantara Guyur Investasi Rp200 T Tahun Depan, Ini Sumber Duitnya

Danantara Guyur Investasi Rp200 T Tahun Depan, Ini Sumber Duitnya

October 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .