• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

August 1, 2026
Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

August 23, 2026
Pengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak Terduga

Pengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak Terduga

August 23, 2026
Heboh BYAN Mau Diakuisisi Haji Issam, Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

Heboh BYAN Mau Diakuisisi Haji Issam, Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

August 23, 2026
Antusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026

Antusias Tinggi, Pengunjung Padati BNI wondrX 2026

August 23, 2026
Antusias Tinggi, Program Lelang rejeki wondr BNI Sukses Digelar

Antusias Tinggi, Program Lelang rejeki wondr BNI Sukses Digelar

August 23, 2026
IKN Akhirnya Bakal Punya Bioskop, Ini Nama Investor yang Bangun

IKN Akhirnya Bakal Punya Bioskop, Ini Nama Investor yang Bangun

August 23, 2026
Video:Pilah-pilih Reksa Dana & Unit Link Saat Selat Hormuz Masih Panas

Video:Pilah-pilih Reksa Dana & Unit Link Saat Selat Hormuz Masih Panas

August 23, 2026
Lepas Meta, Beli Visa & Mastercard

Lepas Meta, Beli Visa & Mastercard

August 23, 2026
Rajin Bolak Balik Ke Gunung Kawi, 2 Pengusaha RI Ini Jadi Konglomerat

Rajin Bolak Balik Ke Gunung Kawi, 2 Pengusaha RI Ini Jadi Konglomerat

August 23, 2026
Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris

August 23, 2026
Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!

Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!

August 23, 2026
Manis! YUPI Tetapkan Dividen Rp17 per Saham, Total Rp145,36 M

Manis! YUPI Tetapkan Dividen Rp17 per Saham, Total Rp145,36 M

August 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

3 weeks ago
in Lifestyle
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap mata uang Garuda membesar seiring dolar AS yang berbalik menguat di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (30/7/2026), rupiah harus mengalami depresiasi sebesar 0,17% ke posisi Rp18.075/US$.

Pelemahan rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi tadi. Mata uang Garuda dibuka melemah tipis 0,03% ke level Rp18.050/US$, kemudian kehilangan 25 poin hingga penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau berbalik menguat 0,17% ke posisi 101,052.

Penguatan tersebut terjadi setelah DXY terpuruk 0,52% ke level 100,886 pada perdagangan sebelumnya, merespons keputusan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) yang kembali mempertahankan suku bunga acuannya.

Angin segar yang sempat datang dari keputusan The Fed mulai memudar setelah konflik antara AS dan Iran kembali memanas. Dolar kembali mendapatkan dorongan dari permintaan terhadap aset aman setelah AS menyatakan tengah melancarkan serangan udara di Iran.

DXY yang sempat jatuh tajam seusai pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) kemudian kembali menguat pada perdagangan Asia. Kondisi ini turut menambah tekanan terhadap rupiah.

Dalam rapat yang berakhir Rabu waktu AS, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya pada rentang 3,50%-3,75%. Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar.

Namun, keputusan tidak diambil secara bulat. Tiga dari 12 anggota FOMC memilih berbeda dan menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini.

Perbedaan suara tersebut menunjukkan masih kuatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. The Fed menilai suku bunga saat ini masih cukup tinggi untuk menahan aktivitas ekonomi dan membantu membawa inflasi kembali turun.

Arah kebijakan berikutnya juga menjadi lebih sulit dibaca setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa bank sentral tidak akan lagi memberikan petunjuk atau forward guidance mengenai pergerakan suku bunga.

Warsh memastikan The Fed tetap siap mengambil tindakan apabila diperlukan untuk mengembalikan inflasi menuju sasaran 2%. Setiap keputusan berikutnya akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi terbaru.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, kontrak Fed funds futures kini memperhitungkan probabilitas sebesar 34,9% bahwa The Fed kembali mempertahankan suku bunga pada pertemuan yang berakhir 16 September 2026.

Peluang tersebut meningkat dari 24% sebelum hasil rapat terbaru diumumkan. Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati data inflasi dan pasar tenaga kerja AS untuk membaca arah kebijakan The Fed pada September.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

Ada Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini Namanya

August 23, 2026
Pengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak Terduga

Pengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak Terduga

August 23, 2026
Heboh BYAN Mau Diakuisisi Haji Issam, Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

Heboh BYAN Mau Diakuisisi Haji Issam, Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

August 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .