• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

October 14, 2026
Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

October 15, 2026
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo

1 day ago
in News
Emiten RI Ini Garap Program Rumah Subsidi Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ketika banyak pengembang masih menunggu kepastian aturan rumah subsidi, PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) justru malah bergerak masuk. Melalui entitas anak terkendalinya, PT Repower Global Sinergitama (RGST), REAL resmi meneken Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Ardias Bayu Pratama atau Riscon Group.

Kesepakatan ini menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya disepakati kedua pihak. Kini kerja sama tersebut naik kelas menjadi perjanjian definitif lewat pembentukan KSO RGST – RISCON GROUP, sebuah kerja sama operasi non-badan hukum.

Proyeknya adalah kawasan perumahan Grand Riscon Darmaga di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Isinya tidak hanya rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), tetapi juga unit komersial. REAL pun mendapat dua mesin nilai sekaligus dalam satu kawasan.

Poin paling menarik ada di skema bagi hasil. RGST berhak atas 57% laba bersih proyek, sedangkan Riscon Group mendapat 43%. REAL bukan sekadar partisipan, melainkan pemegang porsi terbesar.

Karena RGST adalah entitas anak terkendali, seluruh kontribusi proyek akan mengalir langsung ke laporan keuangan konsolidasian REAL. Manajemen menilai KSO ini berpotensi memberi kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian sekaligus memperluas segmentasi pasar perseroan. Perjanjian berlaku dua tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama.

Pemerintahan Prabowo Subianto sendiri berencana menaikkan batas penghasilan penerima rumah subsidi hingga Rp17 juta per bulan. Kebijakan ini akan membuka pintu bagi kelas menengah yang selama ini terjepit: tidak masuk skema subsidi, tetapi juga belum mampu membeli rumah komersial.

Batas di Jabodetabek, termasuk Bogor, saat ini sudah berada di Rp12 juta untuk lajang dan Rp14 juta untuk yang sudah menikah atau peserta Tapera. Jika naik ke Rp17 juta, pasar calon pembeli di sekitar proyek REAL akan melebar lagi.

Ketua Umum Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Ari Tri Pitoyono, menyebut kebijakan ini akan mengerek permintaan, terutama dari generasi milenial. Ini akan meluaskan pangsa subsidi berkali-kali lipat. Ia juga melihat peluang bagi pengembang untuk memasarkan rumah seharga Rp300 juta-Rp600 juta kepada kelompok pembeli baru. Real Estat Indonesia (REI) bahkan memproyeksikan penjualan rumah subsidi bisa melonjak 30%-40%.

Di sisi lain, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melompat dari 229.000 unit pada 2023 menjadi 278.000 unit pada 2025. Tahun ini pemerintah memasang target lebih tinggi lagi, yakni 350.000 unit. Hingga 28 September 2026, realisasinya sudah mencapai 160.070 unit. BP Tapera masih mencatat potensi permintaan 48.679 unit dan memproyeksikan penyaluran Oktober sebesar 37.300 unit.

Keterjangkauan pembeli juga makin terdongkrak setelah terbit keputusan Menteri Keuangan yang memperpanjang tenor KPR subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun. Cicilan yang lebih ringan berarti lebih banyak keluarga yang mampu membeli.

REAL juga memilih medan yang tepat. Jawa Barat adalah provinsi dengan realisasi FLPP tertinggi secara nasional, yakni 25.669 unit atau 22,56% dari total per Juli 2026. Grand Riscon Darmaga berada tepat di provinsi tersebut, di kawasan penyangga Jabodetabek.

Di saat pasar masih menanti aturan teknis perluasan rumah subsidi, REAL sudah mengantongi perjanjian definitif dengan porsi laba mayoritas.

Kombinasi kebijakan yang makin longgar, pasar FLPP yang terus membesar, lokasi di provinsi dengan permintaan tertinggi, dan struktur bagi hasil yang menguntungkan menempatkan REAL di posisi terdepan untuk menangkap gelombang permintaan rumah subsidi berikutnya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

October 15, 2026
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .