• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Fundamental Kuat, Saham di RI Turun karena Persepsi Investor

Fundamental Kuat, Saham di RI Turun karena Persepsi Investor

July 15, 2026
Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

July 15, 2026
RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

July 15, 2026
IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

July 15, 2026
BEI Tegaskan Saham RI Harus Masuk MSCI Lewat Jalan Benar

BEI Tegaskan Saham RI Harus Masuk MSCI Lewat Jalan Benar

July 15, 2026
Setelah S&P, BEI Pede Lembaga Rating Lain Kasih Kabar Positif ke Pasar

Setelah S&P, BEI Pede Lembaga Rating Lain Kasih Kabar Positif ke Pasar

July 15, 2026
Misbakhun Bocorkan PFII Bakal Tawarkan Pajak 0% Selama 50 Tahun

Misbakhun Bocorkan PFII Bakal Tawarkan Pajak 0% Selama 50 Tahun

July 15, 2026
Bank Kasih Kredit ke Program Pemerintah, BI Beri Cashback Rp497 T

Bank Kasih Kredit ke Program Pemerintah, BI Beri Cashback Rp497 T

July 15, 2026
Bos BEI Tegaskan Fundamental Pasar Keuangan RI Kuat

Bos BEI Tegaskan Fundamental Pasar Keuangan RI Kuat

July 15, 2026
Pasar Modal RI Disorot, OJK-BEI Terbang ke New York Jelaskan Kondisi

Pasar Modal RI Disorot, OJK-BEI Terbang ke New York Jelaskan Kondisi

July 15, 2026
Bukti Independensi BI Diakui Dunia Terlihat dari Rating S&P

Bukti Independensi BI Diakui Dunia Terlihat dari Rating S&P

July 15, 2026
DPR Sebut UU P2SK Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI

DPR Sebut UU P2SK Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI

July 15, 2026
Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah

Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah

July 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Fundamental Kuat, Saham di RI Turun karena Persepsi Investor

2 hours ago
in Lifestyle
Fundamental Kuat, Saham di RI Turun karena Persepsi Investor
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pelemahan pasar saham Indonesia lebih dipengaruhi oleh sentimen dan persepsi investor ketimbang memburuknya fundamental emiten maupun kondisi ekonomi domestik.

Menurut Misbakhun, indikator makroekonomi Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi, cadangan devisa, inflasi, hingga kondisi sektor perbankan masih berada dalam kondisi yang baik sehingga tidak seharusnya memicu arus modal keluar dan membuat tekanan di pasar saham.

“Walaupun saham mereka turun karena persepsi. Masalahnya adalah Amerika dan suku bunganya dalam dolar, kemudian kita persepsi macam-macam,” ujar Misbakhun dalam Investment Forum 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (15/6/2026).

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV tahun lalu mencapai 5,39% dan meningkat menjadi 5,61% pada kuartal I tahun ini. Menurutnya, angka tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20.

Selain itu, cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang kuat meski turun menjadi sekitar US$145 miliar dari sebelumnya sempat mencapai sekitar US$156 miliar. Inflasi juga masih berada dalam kisaran target pemerintah, sementara neraca perdagangan disebut telah mencatat surplus selama 61 bulan berturut-turut.

Di sektor keuangan, Misbakhun menegaskan kondisi perbankan nasional tetap sehat. Menurutnya, tidak ada bank yang memerlukan penanganan khusus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, dari sisi korporasi, ia mengakui terdapat sejumlah persoalan pada emiten sektor infrastruktur maupun beberapa kasus gagal bayar. Namun, ia menilai dampaknya terhadap sistem keuangan secara keseluruhan masih terbatas dan pemerintah telah menyiapkan langkah penyelesaian.

Ia juga menyoroti emiten-emiten perbankan, khususnya bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang tetap membukukan kinerja kuat dan konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham.

Karena itu, Misbakhun menilai tekanan yang terjadi di pasar saham lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama tingginya suku bunga di Amerika Serikat yang memicu perubahan persepsi investor terhadap pasar negara berkembang.

Di sisi lain, ia mengatakan pemerintah terus memperkuat fondasi sistem keuangan melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi tersebut, menurutnya, memperkuat stabilitas sistem keuangan, mengembangkan aset digital termasuk bursa kripto, serta mendorong diversifikasi instrumen investasi di Indonesia.

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun berjalan turun lebih dari 30%. IHSG mengalami koreksi ditekan oleh sejumlah saham-saham berkapitalisasi besar.

Sementara itu, seiring dengan aliran dana asing yang keluar sebesar Rp 76,85 triliun sejak awal tahun hingga 14 Juli 2026. 

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

July 15, 2026
RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

July 15, 2026
IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

July 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .