• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Gempa Dahsyat Hantam Selatan Jawa, Ribuan Orang Tewas-Candi Hancur

Gempa Dahsyat Hantam Selatan Jawa, Ribuan Orang Tewas-Candi Hancur

July 13, 2025
Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

October 30, 2026
Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

October 30, 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

October 30, 2026
IHSG Anjlok 3,4%, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Anjlok 3,4%, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

October 30, 2026
Banyak Duit, BREN, DSSA, dan CUAN Langsung Bayar Denda OJK Rp2,1 T

Banyak Duit, BREN, DSSA, dan CUAN Langsung Bayar Denda OJK Rp2,1 T

October 30, 2026
Laba PaninBank (PNBN) Nyaris Tak Bertumbuh, Kredit Cuma Naik 0,4%

Laba PaninBank (PNBN) Nyaris Tak Bertumbuh, Kredit Cuma Naik 0,4%

October 30, 2026
Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

October 30, 2026
Nasib Komoditas Utama di Tengah Gejolak Global

Nasib Komoditas Utama di Tengah Gejolak Global

October 30, 2026
Pihak Terkait DSAA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 21 T

Pihak Terkait DSAA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 21 T

October 30, 2026
Meski IHSG Anjlok 3,4%, Tapi Asing Masih Borong 10 Saham Ini

Meski IHSG Anjlok 3,4%, Tapi Asing Masih Borong 10 Saham Ini

October 30, 2026
BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun

BI Guyur Insentif KLM Rp118 T, Hasilnya 115 Ribu Rumah Dibangun

October 30, 2026
Bos BI Soal Isu Rupiah Bisa Rp20.000: Kami Jaga Stabilitas!

Bos BI Soal Isu Rupiah Bisa Rp20.000: Kami Jaga Stabilitas!

October 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 30, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Gempa Dahsyat Hantam Selatan Jawa, Ribuan Orang Tewas-Candi Hancur

1 year ago
in Lifestyle
Gempa Dahsyat Hantam Selatan Jawa, Ribuan Orang Tewas-Candi Hancur
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bencana alam tentu bisa datang kapan saja. Tak ada yang menduga bahwa tidur para penduduk Magelang malam itu akan menjadi yang terakhir di rumah yang sama.

Ketika langit masih gelap dan udara masih dingin, pukul empat pagi tepatnya, tanah mendadak bergeser. Banyak warga yang sadar akan hal itu namun memilih untuk tidak menghiraukannya.

Tapi, kenyataan menampar mereka lebih keras. Tak lama kemudian, guncangan kembali datang. Kali ini tanah bergetar lebih keras dan hebat. Para warga seketika langsung bangun untuk kedua kalinya. Hanya saja, sekarang tak ada waktu untuk melongo berdiam diri.

Mereka harus melarikan diri di tengah berlangsungnya kerusakan hebat. Subuh warga Magelang langsung terasa berbeda. Suasana syahdu pagi hari berubah jadi mencekam. Orang-orang berlumuran darah. Debu-debu berterbangan imbas bangunan runtuh di mana-mana.

Demikianlah deskripsi atas pemberitaan de Locomotief (20 Juni 1867) terhadap gempa besar yang baru diketahui berpusat di Yogyakarta dan terjadi pada 10 Juni 1867, tepat 158 tahun lalu.

Belakangan baru diketahui, apa yang dirasakan penduduk Magelang juga dirasakan oleh penduduk Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Madiun, hingga Banyuwangi. Kerusakan paling besar berada di Yogyakarta dan kota-kota sekitar, sebab pusat gempa berada di ibukota kesultanan.

Werner Kraus dalam buku Raden Saleh: Kehidupan dan Karyanya (2018) menyebut, gempa Yogyakarta 1867 membuat ribuan orang kehilangan nyawa dan ribuan rumah dan bangunan hancur. Bencana tak kenal kelas-kelas sosial. Warga non-pribumi juga terdampak.

Banyak orang Belanda, Arab, dan China tewas. Begitu juga bangunan-bangunan milik mereka. Beberapa bangunan ikonik Yogyakarta juga runtuh. Sebut saja Candi Sewu, Tugu Golong Gilig, dan Tugu Pal Putih. Benteng-benteng peninggalan VOC juga hancur dalam sekejap.

Semua lantas membuat seluruh warga merasa ketakutan. Mereka takut kembali berdiam diri di rumah. Sebab, masih banyak gempa-gempa susulan. Sebagian dari mereka, seperti diberitakan Java Bode (27 Juni 1867), banyak melakukan zikir dan doa bersama agar diberi keselamatan oleh Tuhan.

Pemerintah kolonial yang dikenal semena-mena juga memberikan bantuan kepada para warga. Begitu juga Kesultanan Yogyakarta. Saat itu, belum ada skala penentuan besaran gempa.

Namun, BMKG mengungkap gempa tersebut berkekuatan M7,8. Penyebabnya adalah deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang berpusat di Samudera Hindia. Gempa ini kemudian jadi salah satu gempa terkuat yang pernah mengguncang Pulau Jawa.

Gempa dahsyat serupa kemudian terulang kembali 139 tahun kemudian. Pada 26 Mei 2006, gempa M6,3 mengguncangkan Yogyakarta dan membuat lebih dari 5 ribu orang tewas.

Pakar BMKG Jelaskan Pemicu Gempa

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono dalam unggahan di akun Instagram miliknya mengungkapkan penyebab terjadinya gempa yang mengguncang wilayah Jawa itu.

“Gempa besar Jawa terjadi pada 10 Juni 1867, hari Senin, pagi hari sekira pukul 04.20 waktu setempat. Gempa yang berpusat di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa ini diperkirakan berkekuatan Mw7,8 yang dipicu deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia (intra-slab earthquake),” tulisnya, dikutip Minggu (13/7/2025).

“Gempa ini menjadi salah satu gempa terkuat yang pernah mengguncang Pulau Jawa. Kerusakan meluas terjadi di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sebanyak 700 hingga 1.000 orang tewas, termasuk 236 orang tewas di Surakarta,” tambahnya.

Daryono pun menjawab pertanyaan di kolom komentar unggahan itu, yang menanyakan kenapa tidak ada pemberitaan peristiwa tsunami.

Daryono menjawab, hal itu karena gempa yang terjadi termasuk gempa dalam.

(pgr/pgr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

Anak Usaha DEWA Kantongi Kredit Rp149 M dari Bank Mega, Buat Apa?

October 30, 2026
Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

Bursa Asia Dibuka Variatif, Investor Khawatirkan Prospek AI

October 30, 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Djarum, Kerugian Negara Tembus Triliun

October 30, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .