• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Naik Ugal-ugalan, Bursa Pelototi 4 Saham Ini

Harga Naik Ugal-ugalan, Bursa Pelototi 4 Saham Ini

January 8, 2026
Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

August 26, 2026
Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

August 26, 2026
COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

August 26, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695

August 26, 2026
Jadikan BI Bank Sentral Terbaik di Negara Berkembang

Jadikan BI Bank Sentral Terbaik di Negara Berkembang

August 26, 2026
Purbaya Disodori Keluhan Biaya Kargo, Kini Lampaui Tiket Penumpang!

Purbaya Disodori Keluhan Biaya Kargo, Kini Lampaui Tiket Penumpang!

August 26, 2026
Calon Gubernur BI Destry Ungkap Cara Bantu Pemerintah Kejar Target 8%

Calon Gubernur BI Destry Ungkap Cara Bantu Pemerintah Kejar Target 8%

August 26, 2026
Calon Bos BI Destry Buka Suara Soal Defisit Transaksi Berjalan Bengkak

Calon Bos BI Destry Buka Suara Soal Defisit Transaksi Berjalan Bengkak

August 26, 2026
Mau IPO, Perusahaan Ini Klaim Potensi Cuan Rp 531 Kuadriliun

Mau IPO, Perusahaan Ini Klaim Potensi Cuan Rp 531 Kuadriliun

August 26, 2026
Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu ‘DTSEN Baru’

Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu ‘DTSEN Baru’

August 26, 2026
Calon Gubernur BI Sebut Rupiah Harusnya Lebih Kuat dari Rp17.700/US$

Calon Gubernur BI Sebut Rupiah Harusnya Lebih Kuat dari Rp17.700/US$

August 26, 2026
Sebulan Sahamnya Naik 25%, Emiten Ini Umumkan Rentetan Aksi Korporasi

Sebulan Sahamnya Naik 25%, Emiten Ini Umumkan Rentetan Aksi Korporasi

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Harga Naik Ugal-ugalan, Bursa Pelototi 4 Saham Ini

8 months ago
in Market
Harga Naik Ugal-ugalan, Bursa Pelototi 4 Saham Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas empat saham sekaligus mulai Rabu, (7/1/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.

Ketiga saham itu antara lain PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS), PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. (INPC), PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.

Informasi terakhir mengenai OPMS yang merupakan emiten besi bekas kapal ini adalah informasi tanggal 6 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham OPMS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulisnya.

Mengutip data pasar, saham OPMS bergerak naik 34,67% ke harga Rp268 per saham pada perdagangan kemarin. Di sisi lain, saham OPMS naik 90.07% selama satu bulan. Sementara dalam year to date naik 97.06%.

Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sama halnya dengan OPMS, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham INPC karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar. Adapun keterangan terakhir soal INPC tertuang pada keterbukaan informasi tanggal 22 Desember 2025 perihal penjelasan atas permintaan penjelasan Bursa

Selama perdagangan kemarin, saham perbankan ini naik 24,39% di level Rp306 Adapun saham INPC terpantau naik 92.45% dalam periode bulanan, dan telah naik 106.76% selama year to date (YTD).

Di sisi lain, perusahaan IFSH juga dipelototi BEI akibat transaksinya yang tidak wajar. Padahal, sebelumnya, perseroan telah mempublikasikan laporan bulanan registrasi pemegang efek pada tanggal 7 Januari 2026.

Sepanjang perdagangan kemarin, IFSH bergerak naik 24,73% di level Rp1.160 per saham. Adapun sebulan ke belakang sahamnya telah naik 41.46% dan secara year to date naik 45.91%.

Tak sampai di situ, bursa juga menyoroti perdagangan saham OASA. Emiten ini terakhir melaporkan keterbukaan informasi pada tanggal 6 Januari 2026 perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Adapun OASA sahamnya telah naik 24,85% kemarin. Sementara selama sebulan dan year to date, sahamnya telah naik masing-masing sebesar 77.59% dan 57.25%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

August 26, 2026
Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

August 26, 2026
COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

August 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .