• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Nikel Kembali Tembus US.000, Tertinggi Dalam 15 Bulan

Harga Nikel Kembali Tembus US$17.000, Tertinggi Dalam 15 Bulan

January 6, 2026
Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini

Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini

August 20, 2026
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Harga Nikel Kembali Tembus US$17.000, Tertinggi Dalam 15 Bulan

8 months ago
in News
Harga Nikel Kembali Tembus US.000, Tertinggi Dalam 15 Bulan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga nikel dunia kembali menyentuh level US$ 17.000 per ton untuk pertama kalinya dalam 15 bulan terakhir. Harga nikel nikel kontrak tiga bulan di Bursa Logam London (LME) ditutup di level US$ 17.003 per ton pada perdagangan Senin (5/1/2025). Sebelumnya, harga kontrak nikel 3 bulan di LME terakhir kali mencapai level tersebut pada Oktober 2024.

Kenaikan harga nikel global yang melonjak hampir 20% dalam tiga minggu terakhir terjadi di tengah pengurangan pasokan global dari Indonesia, produsen nikel terbesar di dunia. Pemerintah RI diketahui baru-baru ini mengusulkan pengurangan produksi nikel sebesar 34% dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 untuk mengatasi kekhawatiran yang meningkat tentang kelebihan pasokan dan peringatan dari para penambang bahwa kualitas bijih semakin memburuk.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, tren harga komoditas saat ini, khususnya batu bara dan nikel, tengah mengalami tekanan akibat kelebihan pasokan di pasar global, termasuk yang berasal dari Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya menjaga pasokan dari Indonesia agar tidak berlebih di pasar, sehingga bisa mendongkrak harga.
Selain pertimbangan harga, Bahlil menekankan, rencana pembatasan produksi tersebut juga lantaran agar cadangan dalam negeri tidak ditambang secara berlebihan.

Selain itu, lewat pemangkasan RKAB pemerintah juga berupaya untuk memastikan cadangan mineral dan batu bara tetap tersedia untuk masa depan, sekaligus menggunakan RKAB untuk menertibkan perusahaan-perusahaan yang abai terhadap aturan lingkungan.

Ini adalah langkah besar terbaru untuk mengekang kelebihan pasokan nikel sejak ekspansi signifikan sektor tambang nikel ketika Pemerintah RI melarang ekspor bijih pada tahun 2020.

Terlepas dari upaya untuk membatasi produksi, surplus yang berkepanjangan menyebabkan harga kontrak berjangka nikel lebih rendah daripada logam dasar lainnya, dengan Nornickel Rusia menaikkan perkiraan surplusnya untuk tahun depan menjadi 275.000 ton.

Selain itu, stok di LME meningkat lebih dari 93.000 ton menjadi 255.000 ton tahun lalu. Di sisi permintaan, tingkat pembelian baja tahan karat yang rendah secara global diimbangi oleh penggunaan nikel yang lebih tinggi dalam kendaraan listrik.

Mengutip data Refinitiv dalam polling Reuters, analis memperkirakan harga nikel global (rata-rata) berada di level US$ 15.857 per ton pada tahun 2026, dengan median berada di level US$ 15.755 per ton. Proyeksi tertinggi berada di level US$ 18.000 per ton dan terendah di level US$ 14.193 per ton.

Namun perlu dicatat, polling tersebut dilakukan dan diperbaharui pada 28 Oktober 2025 sebelum ada kabar terkait pemangkasan produksi di Indonesia. 

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini

Prodia Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar, Dimulai Hari Ini

August 20, 2026
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .