• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup Turun 0,25%

IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup Turun 0,25%

September 7, 2026
Bandel di Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Rp104 Miliar ke 113 Pihak

Bandel di Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Rp104 Miliar ke 113 Pihak

September 7, 2026
Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

September 7, 2026
Prabowo Pimpin Ratas Bencana Gempa-Erupsi Gunung Anak Krakatau

Prabowo Pimpin Ratas Bencana Gempa-Erupsi Gunung Anak Krakatau

September 7, 2026
Paylater Bank Tumbuh 31% Yoy, Lebih dari Dua Kali Lipat Kredit

Paylater Bank Tumbuh 31% Yoy, Lebih dari Dua Kali Lipat Kredit

September 7, 2026
Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara

Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara

September 7, 2026
Pakai Kereta Api, Logistik PTBA Tak Terganggu Kemarau Panjang

Pakai Kereta Api, Logistik PTBA Tak Terganggu Kemarau Panjang

September 7, 2026
Telkom Tak Tutup Pintu Merger Mitratel-TBIG

Telkom Tak Tutup Pintu Merger Mitratel-TBIG

September 7, 2026
Bedah Bisnis Batu Bara PTBA Perkuat Ketahanan Energi Era Perang

Bedah Bisnis Batu Bara PTBA Perkuat Ketahanan Energi Era Perang

September 7, 2026
16 Perusahaan Pembiayaan Belum Cukup Modal

16 Perusahaan Pembiayaan Belum Cukup Modal

September 7, 2026
Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

September 7, 2026
Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

September 7, 2026
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

September 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup Turun 0,25%

47 minutes ago
in Lifestyle
IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup Turun 0,25%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (7/9/2026) di zona merah. IHSG ditutup melemah 16,81 poin atau 0,25% ke level 6.619,67.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 6.652,09. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.667,75, sebelum terkoreksi hingga level terendah 6.610,93.

Aktivitas perdagangan saham hari ini cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 35,51 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp13,67 triliun dan frekuensi sebanyak 2,12 juta kali.

Sebanyak 300 saham menguat, 348 saham melemah, sementara 315 saham lainnya stagnan.

Adapun tekanan terhadap IHSG terutama datang dari saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor keuangan.

Bank Central Asia (BBCA) menjadi pemberat terbesar IHSG dengan kontribusi penurunan 9,39 poin. Selanjutnya ada Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menekan indeks sebesar 7,76 poin dan Bank Mandiri (BMRI) sebesar 3,47 poin.

Selain perbankan, saham Merdeka Gold Resources (EMAS) memberikan tekanan 2,23 poin, Maha Properti Indonesia (MPRO) 1,44 poin, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) 1,40 poin.

Di sisi lain, sejumlah saham mampu menahan laju penurunan IHSG. Bumi Resources (BUMI) menjadi penopang terbesar dengan kontribusi kenaikan 5,47 poin, disusul Bayan Resources (BYAN) 3,03 poin dan United Tractors (UNTR) 1,81 poin.

Kemudian Adaro Andalan Indonesia (AADI) menopang 1,74 poin dan Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) sebesar 1,61 poin.

Sementara itu, secara sektoral, kesehatan menjadi sektor dengan penguatan tertinggi, yakni 1,17%. Selanjutnya sektor energi naik 0,54%, industri 0,20%, teknologi 0,03%, konsumer non-primer 0,03%, dan konsumer primer 0,02%.

Sektor properti menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 0,92%. Sektor keuangan menyusul dengan pelemahan 0,89%, utilitas 0,59%, dan bahan baku 0,26%.

Penguatan sektor kesehatan juga sejalan dengan lonjakan sejumlah saham emiten kesehatan pada hari ini. Sentimen terkait erupsi Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian pasar terhadap saham-saham yang memiliki eksposur pada produk kesehatan dan masker.

Adapun foreign buy tercatat sebesar Rp1,84 triliun pada sesi 1, sedangkan foreign sell mencapai Rp2,26 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp424,06 miliar hingga perdagangan sesi I.

Di tengah aksi jual tersebut, terdapat sejumlah saham yang masih menjadi sasaran akumulasi investor asing. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, mencapai Rp218,87 miliar, dengan volume sekitar 998,13 juta saham.

Sementara itu, tekanan jual asing terbesar terjadi pada PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan net foreign sell Rp81,67 miliar. Berikutnya ada BBCA dengan net foreign sell Rp73,14 miliar, CUAN Rp66,06 miliar, BBRI Rp65,58 miliar, serta KLBF Rp60,01 miliar.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bandel di Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Rp104 Miliar ke 113 Pihak

Bandel di Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Rp104 Miliar ke 113 Pihak

September 7, 2026
Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

September 7, 2026
Prabowo Pimpin Ratas Bencana Gempa-Erupsi Gunung Anak Krakatau

Prabowo Pimpin Ratas Bencana Gempa-Erupsi Gunung Anak Krakatau

September 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .