
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (2/9/2026). IHSG melemah tipis di tengah pergerakan bursa yang cenderung volatil sepanjang perdagangan.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 4,16 poin atau 0,06% ke level 6.595,78. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.629,54 dan terendah 6.561,00.
Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.625,39. Nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp16,80 triliun, dengan volume perdagangan 63,13 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,44 juta kali.
Sebanyak 296 saham menguat, 338 saham melemah, sementara 329 saham lainnya stagnan.
Dari 11 sektor yang tercatat di BEI, enam sektor berakhir di zona hijau. Sektor konsumer non-primer menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,75%, disusul teknologi 0,85% dan keuangan 0,77%.
Sementara itu, tekanan terbesar datang dari sektor bahan baku yang turun 1,45%, diikuti utilitas yang melemah 1,31%.
Dari jajaran saham penggerak indeks, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi kontributor positif terbesar dengan sumbangan 8,49 poin, disusul PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) sebesar 5,91 poin dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 4,69 poin.
Saham lainnya yang turut menopang IHSG yakni Dian Swastatika Sentosa (DSSA) sebesar 2,74 poin, Olympus Strategic Indonesia (OLYM) 2,50 poin, serta Bank Sinarmas (BSIM) 1,38 poin.
Sebaliknya, sejumlah saham komoditas dan big caps menjadi pemberat indeks. Bayan Resources (BYAN) menjadi penekan terbesar dengan minus 4,33 poin, diikuti Amman Mineral Internasional (AMMN) 3,59 poin dan Astra International (ASII) 3,03 poin.
Kemudian Merdeka Gold Resources (EMAS) menekan 2,72 poin, Alamtri Resources Indonesia (ADRO) 2,66 poin, Barito Renewables Energy (BREN) 2,47 poin, serta Bumi Resources Minerals (BRMS) 2,37 poin.
Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia pada sesi 1. Meski demikian, saham-saham perbankan masih menjadi sasaran pembelian asing.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas per tengah hari, investor asing mencatatkan net sell Rp379,67 miliar di seluruh pasar. Nilai pembelian asing mencapai Rp2,47 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp2,85 triliun.
(mkh/mkh)
















