• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

August 18, 2026
Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

August 18, 2026
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

August 18, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang

Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sardjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sardjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
BTN Rampungkan Transaksi Akuisisi SMBC Indonesia

BTN Rampungkan Transaksi Akuisisi SMBC Indonesia

August 18, 2026
Bursa Mineral & Komoditas Meluncur 1 Januari 2027, Namanya Icomex?

Bursa Mineral & Komoditas Meluncur 1 Januari 2027, Namanya Icomex?

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

55 minutes ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75% pada perdagangan Selasa (18/8/2026), dengan lonjakan saham energi menjadi motor utama penguatan indeks.

Berdasarkan data perdagangan akhir sesi kedua, IHSG menguat 48 poin ke level 6.449,83. Total nilai transaksi tercatat Rp 14,77 triliun yang melibatkan 33,65 miliar saham dalam 2,19 juta kali transaksi. Sebanyak 399 saham menguat, 236 melemah dan 159 lainnya stagnan.

Penguatan terutama ditopang sektor energi yang melesat 7,10%, jauh mengungguli sektor lainnya. Salah satu penggerak utama datang dari saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melonjak 20%. Saham produsen batu bara tersebut berada di level Rp17.275 pada perdagangan hari ini.

Lonjakan BYAN terjadi di tengah beredarnya rumor bahwa pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melalui Jhonlin Group tengah membidik saham pengendali Bayan Resources. Pasar memperbincangkan kemungkinan akuisisi sekitar 62% saham BYAN.

Kenaikan BYAN memberikan dampak besar terhadap pergerakan IHSG. Berdasarkan data perdagangan pagi, BYAN menjadi saham dengan kontribusi terbesar terhadap indeks, yakni sekitar 52,76 poin.

Selain BYAN, sejumlah saham juga turut menopang IHSG dengan bobot terbatas. Bumi Resources Minerals (BRMS) menyumbang sekitar 4 poin, Merdeka Gold Resources (EMAS) 3 poin, dan Pradiksi Gunatama (PGUN) milik Haji Isam 2 poin.

Sementara itu, sejumlah saham yang menahan laju IHSG juga berkontribusi terbatas. Bank Central Asia (BBCA) yang mengalami koreksi membebani -4,97 poin, Maha Properti Indonesia (MPRO) -3,52 poin dan Mora Telematika Indonesia (MORA) -3,31 poin.

Dengan demikian, lonjakan BYAN menjadi katalis paling dominan di balik penguatan IHSG pagi ini, sementara investor juga kembali mencermati sejumlah agenda penting domestik, terutama Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026.

BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% setelah sebelumnya menaikkan BI Rate secara agresif sebesar 75 basis poin pada April-Juni 2026.

Selain keputusan suku bunga, investor juga menanti rilis Statistik Utang Luar Negeri (SULNI) Juni 2026 pada hari ini. Pada Mei, posisi utang luar negeri Indonesia telah mencapai US$444,40 miliar, menjadi level tertinggi dalam rangkaian data sejak 2007.

Sentimen domestik lainnya datang dari RAPBN 2027. Pemerintah menargetkan pendapatan negara Rp3.426 triliun dan belanja negara Rp4.097,2 triliun, dengan defisit anggaran dijaga sebesar 2,40% terhadap PDB. Investor akan mencermati bagaimana postur fiskal tersebut diterjemahkan ke dalam prospek pertumbuhan ekonomi dan pasar keuangan.

Sementara itu, pasar masih dibayangi dampak gempa NTT. Hingga 17 Agustus 2026, BNPB melaporkan korban meninggal dunia mencapai 68 orang. Pemerintah menyatakan penanganan bencana masih dapat dilakukan dengan sumber daya dalam negeri dan belum membuka opsi bantuan asing.

Dari eksternal, sentimen cenderung beragam. Ekonomi Jepang tumbuh 0,3% secara kuartalan pada kuartal II-2026, di bawah ekspektasi 0,5%, sementara produksi industri China Juli hanya tumbuh 4,5% secara tahunan dan penjualan ritel tumbuh 0,6%, keduanya melambat dari bulan sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar.

Investor global juga akan menanti risalah rapat The Fed atau FOMC Minutes pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Risalah tersebut penting karena pada rapat Juli terdapat tiga anggota FOMC yang berbeda pendapat dan menginginkan kenaikan suku bunga 25 basis poin, membuka spekulasi mengenai arah kebijakan The Fed pada September.

Di pasar komoditas, ketegangan Iran-Amerika Serikat juga masih menjadi risiko yang perlu dicermati. Ancaman eskalasi di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi harga minyak, nilai tukar, inflasi, serta sentimen terhadap aset berisiko global.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

August 18, 2026
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .