• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas

Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas

October 23, 2026
Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

October 23, 2026
Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

October 23, 2026
Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

October 23, 2026
Agoes Projosasmito Borong Saham Bumi Resources (BRMS) Senilai Rp 2,4 M

Agoes Projosasmito Borong Saham Bumi Resources (BRMS) Senilai Rp 2,4 M

October 23, 2026
BEI Pelototi Saham PNSE dan DKHH Usai Harga Naik-Turun Drastis

BEI Pelototi Saham PNSE dan DKHH Usai Harga Naik-Turun Drastis

October 23, 2026
IHSG Meroket 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Meroket 1%, Ini Penyebabnya

October 23, 2026
Emiten Terafialiasi Luhut (TOBA) Disuntik Rp7,84 T, Kode Mau Akuisisi

Emiten Terafialiasi Luhut (TOBA) Disuntik Rp7,84 T, Kode Mau Akuisisi

October 23, 2026
Breaking! Saham-Saham Masih Diborong IHSG Meroket 1%

Breaking! Saham-Saham Masih Diborong IHSG Meroket 1%

October 23, 2026
Breaking! IHSG Meroket 1%

Breaking! IHSG Meroket 1%

October 23, 2026
Sempat Diisukan Mau Jual Tambang, Emiten Konglomerat RI Ini Masuk EBT

Sempat Diisukan Mau Jual Tambang, Emiten Konglomerat RI Ini Masuk EBT

October 23, 2026
Telkom Rampungkan Buyback Saham, Serok Rp36,54 Miliar

Telkom Rampungkan Buyback Saham, Serok Rp36,54 Miliar

October 23, 2026
Fadli Zon Buka Suara Soal IHSG Anjlok: Harus Ada Reformasi!

Fadli Zon Buka Suara Soal IHSG Anjlok: Harus Ada Reformasi!

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas

42 minutes ago
in News
Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Inflasi inti Jepang kembali meningkat pada September 2026 dan mencapai level tertinggi sepanjang tahun ini. Kenaikan tersebut memperkuat kemungkinan Bank of Japan (BOJ) kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

Mengutip CNBC International, Jumat (23/10/2026), inflasi inti Jepang yang tidak memasukkan harga pangan segar tercatat sebesar 2,1% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini naik dari 1,7% pada Agustus dan melampaui perkiraan sejumlah analis.

Sementara itu, inflasi umum Jepang juga mencapai 2,1%. Adapun inflasi inti yang lebih ketat, yang tidak memasukkan harga pangan segar dan energi, tercatat sebesar 2,4%. Indikator terakhir ini menjadi salah satu ukuran yang diperhatikan BOJ untuk menilai tekanan harga yang mendasarinya.

Kenaikan inflasi terjadi meskipun harga beras Jepang mengalami penurunan tajam sebesar 20,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penurunan tersebut belum cukup untuk menahan kenaikan harga barang secara keseluruhan.

Ekonom senior Asia Pasifik di Capital Economics, Abhijit Surya, menilai percepatan inflasi tersebut patut diperhatikan karena terjadi ketika kenaikan harga pangan segar melambat tajam dan harga energi masih mengalami deflasi.

Menurutnya, salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga adalah dampak tidak langsung dari mahalnya energi. Inflasi pada kelompok produk industri lainnya mencapai 3,9%, tertinggi dalam 13 bulan.

Tekanan harga juga berasal dari kenaikan harga barang tahan lama dan tarif layanan utilitas publik. Inflasi jasa meningkat dari 1,2% menjadi 1,5%.

BOJ Berpeluang Kembali Naikkan Suku Bunga

Inflasi yang kembali berada di atas target 2% BOJ memperkuat peluang bank sentral Jepang melanjutkan pengetatan kebijakan moneter. Pada September lalu, BOJ telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%, level tertinggi dalam sekitar tiga dekade.

Surya memperkirakan BOJ dapat kembali menaikkan suku bunga pada Desember mendatang. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari upaya normalisasi kebijakan moneter setelah Jepang bertahun-tahun berjuang mengatasi tekanan deflasi dan mendorong kenaikan harga secara berkelanjutan.

Pelemahan yen turut menambah tekanan inflasi karena membuat barang impor, termasuk energi, menjadi lebih mahal. Jepang juga menghadapi peningkatan biaya impor minyak seiring peralihan sebagian pasokan energi ke Amerika Serikat dan perubahan sumber pasokan dari Timur Tengah di tengah konflik Iran.

Meski demikian, harga energi konsumen Jepang masih turun 0,6% pada September. Penurunan ini antara lain terbantu oleh subsidi energi yang diberikan pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama sebelumnya menyatakan bahwa negaranya berada di ambang peralihan menuju periode inflasi berkelanjutan yang didorong kenaikan upah. Namun, ia juga mengakui bahwa kenaikan biaya impor ikut mendorong harga.

Jepang Bahas Pemangkasan Pajak Pangan

Di tengah tekanan harga, parlemen Jepang mulai membahas rancangan kebijakan untuk memangkas pajak konsumsi atas bahan pangan menjadi 1% dari sebelumnya 8% selama dua tahun.

Menurut laporan penyiar publik NHK, rancangan tersebut juga mencakup ketentuan mengenai bantuan bagi pekerja berdasarkan tingkat pendapatan.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menahan beban biaya hidup masyarakat. Namun, perkembangan inflasi tetap menjadi perhatian karena kenaikan suku bunga untuk meredam harga dapat menambah biaya pinjaman bagi rumah tangga dan pelaku usaha.

Di pasar keuangan, indeks saham Nikkei 225 melemah sekitar 1,6% pada perdagangan Jumat. Sementara itu, yen menguat ke kisaran 156,15 per dolar AS.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

October 23, 2026
Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

October 23, 2026
Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .