• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Emiten Batu Bara Sinar Mas (GEMS) Dapat Kredit dari BMRI US Juta

Emiten Batu Bara Sinar Mas (GEMS) Dapat Kredit dari BMRI US$42 Juta

September 17, 2026
Transaksi QRIS Naik 2 Kali Lipat, BI Soroti Risiko Penipuan Digital

Transaksi QRIS Naik 2 Kali Lipat, BI Soroti Risiko Penipuan Digital

September 17, 2026
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

Bursa Mineral 2027, Jalan Panjang RI Kendalikan Harga Timah Cs

September 17, 2026
BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

BEI Tetapkan Kalender Libur Bursa 2027, Ini Daftar Lengkapnya

September 17, 2026
Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

Buktikan Kinerja Solid Setelah Rebranding, ACES Pede Kejar Target 2026

September 17, 2026
Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

Kaya Mendadak dari IPO, Pasangan Ini Resign & Keliling Dunia

September 17, 2026
Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

Peran BUMN Tambang & Swasta Perkuat Bursa Komoditas Icomex

September 17, 2026
Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Dicecar BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 17, 2026
Video: Bunga The Fed Naik

Video: Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

Pesawat Terbaru Jatuh Hantam Tanah-Hancur Saat Uji Coba, Pilot Selamat

September 17, 2026
Penthouse Mewah Harta Cuci Uang Dijual, Harganya Rp 352 M

Penthouse Mewah Harta Cuci Uang Dijual, Harganya Rp 352 M

September 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebagian besar pemimpin perusahaan di Amerika Serikat (AS) tidak sependapat dengan Presiden Donald Trump yang menyebut ancaman kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap umat manusia sebagai hoaks.

Mengutip The Wall Street Journal (WSJ), hal itu terungkap dalam pertemuan tertutup puluhan eksekutif papan atas AS yang digelar Yale School of Management di Washington pekan ini. Dalam jajak pendapat singkat terhadap peserta, 93% responden menilai Trump keliru ketika menyebut potensi bahaya katastrofik AI sebagai hoaks, pernyataan yang ia lontarkan di awal pekan.

Profesor manajemen Yale sekaligus penyelenggara forum, Jeffrey Sonnenfeld, mengaku terkejut dengan hasil tersebut. Menurutnya, para eksekutif, baik di dalam ruangan maupun dalam diskusi lanjutan, menyampaikan keinginan agar pembahasan soal cara mengantisipasi dampak buruk AI diperbanyak.

“Sentimennya adalah: (ancaman) ini nyata,” ujar Sonnenfeld, dikutip dari WSJ.

Forum tersebut menjadi ajang para pemimpin bisnis bertukar pandangan menjelang jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih bersama Presiden China Xi Jinping pada pekan depan. Persaingan global dalam pengembangan AI tercanggih diperkirakan menjadi salah satu isu utama dalam pertemuan itu.

Dalam jajak pendapat yang sama, 88% eksekutif menilai Trump perlu mengangkat isu kerja sama dengan China dalam menyusun pedoman keamanan AI. Namun, mereka tidak terlalu optimistis. Sekitar tiga perempat responden memperkirakan Trump tidak akan mendorong pembentukan batasan bersama tersebut.

Selama ini, Trump menolak desakan pengetatan regulasi di tingkat federal. Ia berargumen aturan semacam itu akan merugikan industri secara finansial dan justru memberi keunggulan bagi China.

Di sisi lain, para petinggi perusahaan AI terbesar, termasuk Anthropic dan OpenAI, pada akhir pekan lalu menyatakan industri perlu memperlambat pengembangan AI tingkat lanjut demi memastikan keamanannya.

Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar WSJ.

Banyak yang Enggan Bersuara Terbuka

Peserta forum sebagian besar berasal dari industri dan wilayah di luar Silicon Valley. Di antaranya CEO produsen perkakas Snap-on, Motorola Solutions, serta produsen kaca Corning. Hadir pula eksekutif dari kubu Partai Republik maupun Demokrat, serta sejumlah tokoh pemerintahan seperti mantan Wakil Presiden Mike Pence dan mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Menurut laporan WSJ, banyak eksekutif enggan berbicara secara terbuka karena khawatir berseberangan dengan pemerintahan Trump. Jajak pendapat anonim menjadi cara bagi mereka untuk menyampaikan kekhawatiran secara kolektif.

Salah satu yang bersedia bersuara adalah CEO perusahaan penyedia tenaga kerja Kelly, Chris Layden. Ia menilai potensi bahaya AI dan risiko kalah bersaing dengan China sama-sama harus ditangani.

Layden juga mendorong pemerintah dan dunia usaha lebih memperhatikan dampak teknologi tersebut terhadap lapangan kerja dan pekerja AS. Menurutnya, AS sudah lama membutuhkan strategi kesiapan tenaga kerja menghadapi AI. Strategi itu juga perlu membangun kepercayaan pekerja terhadap teknologi yang berpotensi membuat mereka lebih produktif dan efisien.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Batu Bara Sinar Mas (GEMS) Dapat Kredit dari BMRI US Juta

Emiten Batu Bara Sinar Mas (GEMS) Dapat Kredit dari BMRI US$42 Juta

September 17, 2026
Transaksi QRIS Naik 2 Kali Lipat, BI Soroti Risiko Penipuan Digital

Transaksi QRIS Naik 2 Kali Lipat, BI Soroti Risiko Penipuan Digital

September 17, 2026
Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

September 17, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .