• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Lirik Emiten Blue Chip, Saham Unilever Meroket 61%

Investor Lirik Emiten Blue Chip, Saham Unilever Meroket 61%

October 24, 2025
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Investor Lirik Emiten Blue Chip, Saham Unilever Meroket 61%

12 months ago
in News
Investor Lirik Emiten Blue Chip, Saham Unilever Meroket 61%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga saham PT. Unilever IndonesiaTbk. (UNVR) melesat hingga 11,95% atau naik 960 poin ke level Rp 2.530 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 96,52 triliun.

Dalam sepekan terakhir saham UNVR terbang 33,16% dan dalam tiga bulan terakhir telah melesat 61,15%.

Kenaikan harga saham Unilever ditopang oleh kinerja cemerlang perusahaan konsumer tersebut yang baru mengumumkan catatan pertumbuhan laba yang fantastis dan keputusan perusahaan untuk melakukan aksi pembelian kembali saham perusahaan (buyback). Selain itu, kenaikan harga saham UNVR juga beriringan dengan rebound saham-saham emiten blue chip.

Unilever Indonesia diketahui telah melaksanakan buyback dan pembagian dividen di tahun ini. hingga September 2025, UNVR telah membeli kembali saham perseroan (buyback) sebanyak 168,8 juta saham. Angka ini setara dengan 14,3% buyback utilization.

Presiden Direktur Unilever (UNVR) menyampaikan, inisiatif ini akan terus berlanjut sampai 30 Oktober 2025 untuk menunjukkan komitmen dalam meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

UNVR sebelumnya melakukan pembelian saham kembali (buyback) sebesar Rp 2 triliun dan dilakukan pada harga maksimum Rp1,700 per lembar saham. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor.

Sementara itu, jika melihat dari laporan keuangannya, laba bersih UNVR melonjak sebesar 117% pada kuartal III-2025. Diketahui, emiten ini mencatat laba bersih sebesar Rp1,2 triliun per September 2025.

Lonjakan laba ini ditopang oleh penjualan bersih sebesar Rp9,4 triliun. Penjualan bersih tumbuh sebesar 12,4% dibandingkan tahun sebelumnya dan 7,7% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Penjualan domestik tumbuh 12,7% pada kuartal ketiga 2025. Belanja iklan dan promosi tetap stabil di angka 8,8% dari total penjualan bersih, menegaskan komitmen Perseroan dalam berinvestasi pada ekuitas merek dan keterlibatan konsumen.

Benjie Yap mengatakan, hasil kinerja kuartal ketiga kami menjadi langkah nyata dalam perjalanan pemulihan bisnis. Pihaknya mulai melihat dampak positif dari perubahan struktural dan langkah disiplin yang telah diambil selama setahun terakhir.

“Pada awal tahun ini, kami menyatakan komitmen untuk mengembalikan pertumbuhan di paruh kedua 2025, dan kini kami mulai mewujudkannya. Momentum ini dibangun di atas fondasi bisnis yang lebih kuat, eksekusi yang lebih tajam, serta kerja sama seluruh tim dalam mengambil langkah tegas untuk mengatasi tantangan operasional,” ungkap Benjie, dikutip Kamis, (23/10/2025).

Di tengah dinamika pasar yang dinamis, pencapaian ini memberi keyakinan bahwa perseroan berada di jalur yang tepat. Benjie yakin ini waktu untuk membangun momentum yang bertanggung jawab, menguntungkan, dan berkelanjutan.

Dari segi permodalan, UNVR mencatatkan nilai total aset sebesar Rp17,49 triliun per kuartal III-2025. Angka ini naik dari posisi akhir Desember sebesar Rp 16,04 triliun.

Adapun Total liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat Rp 14,13 triliun dan Rp 3,35 triliun per kuartal III-2025.

Shifting Saham Konglo ke Blue Chip

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, investor saham telah beralih dari sebelumnya mengakumulasi saham-saham emiten konglomerat ke saham-saham perusahaan yang berkinerja baik atau saham blue chip.

“Kalau untuk saat ini memang sudah terjadi shifting dari saham-saham konglomerat ke saham-saham blue chip,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (24/10).

Menurutnya, performa positif pada IHSG diperkirakan berlangsung pada bulan ini, Oktober 2025 hingga Februari 2026 berdasarkan rata-rata 10 tahun terakhir.

“Sehingga peluang window dressing pada penghujung 2025 maupun January effect pada 2026 terbuka lebar,” ucapnya.

Sementara Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, angin segar sejumlah sentimen berhasil membawa IHSG ke puncak tertingginya. Hal ini terlepas dari kebenaran investor yang kembali dipelukan saham blue chip atau tidak.

“Susah diperkirakan apakah investor bakal balik kembali ke saham konglomerat atau tidak, karna saham- saham tersebut cenderung spekulatif. Namun sentimen umum memang sangat positif oleh perkembangan akhir-akhir ini,” ungkapnya.

Lukman memaparkan, sentimen positif datang dari kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuannya. Selain itu, adanya stimulus pemerintah yang dapat berdampak pada saham konsumen goods seperti Unilever.

“Jadi kenaikan tinggi saham Unilever menurut saya wajar saja, menginagt laporan keuangan yang sangat kuat,” ucapnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Sosok Ini Serok Saham PNSE & PTMR Hingga Terbang & Kena Suspensi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .