• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US,64

Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US$93,64

June 9, 2026
Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

July 9, 2026
Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

July 9, 2026
Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

July 9, 2026
Amran Punya Jurus Baru Bikin Pendapatan Petani Tembus Rp 16 Juta/Bulan

Amran Punya Jurus Baru Bikin Pendapatan Petani Tembus Rp 16 Juta/Bulan

July 9, 2026
BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

July 9, 2026
Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

July 9, 2026
AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

July 9, 2026
Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

July 9, 2026
Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

July 9, 2026
Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

July 9, 2026
Pertamina & Boeing Jajaki Pengembangan Bahan Bakar Berkelanjutan SAF

Pertamina & Boeing Jajaki Pengembangan Bahan Bakar Berkelanjutan SAF

July 9, 2026
Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

July 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US$93,64

1 month ago
in Market
Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US,64
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (9/6/2026) pagi WIB setelah pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah. Meredanya serangan langsung antara Iran dan Israel mengurangi sebagian premi risiko geopolitik yang sempat mengerek harga energi dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut data Refinitiv pada pukul 09.15 WIB, harga minyak Brent berada di US$93,64 per barel, turun 0,65% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,70% ke US$90,66 per barel. Pelemahan tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya Brent ditutup di US$94,25 per barel dan WTI di US$91,30 per barel.

Meski turun pada pagi ini, harga minyak masih berada jauh di atas level akhir Mei. Brent tercatat menguat sekitar 1,7% dibandingkan posisi 29 Mei yang berada di US$92,05 per barel. WTI bahkan masih naik hampir 3,8% dari US$87,36 per barel pada periode yang sama. Kenaikan harga sepanjang beberapa pekan terakhir didorong gangguan pasokan global setelah konflik Iran memicu hambatan pengiriman energi melalui Selat Hormuz.



Sentimen terbaru datang dari pernyataan Iran dan Israel yang menyatakan penghentian serangan untuk sementara setelah seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebelumnya, pasar sempat dikejutkan oleh rangkaian serangan balasan kedua negara yang mendorong harga minyak melonjak hingga 5% dalam satu sesi perdagangan. Namun, setelah Iran menyebut gelombang serangan awal telah berakhir dan Israel juga memutuskan menghentikan operasi militernya untuk sementara, kekhawatiran pasar mulai mereda.

Walaupun demikian, risiko pasokan belum sepenuhnya hilang. Iran masih membatasi sebagian besar aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, jalur yang sebelum perang menampung sekitar seperlima perdagangan minyak mentah dan LNG dunia. Kondisi tersebut membuat pasar energi tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan distribusi apabila ketegangan kembali meningkat.

Di sisi lain, permintaan energi Asia mulai pulih. Data Kpler yang dikutip Reuters memperkirakan impor LNG Asia mencapai 21,83 juta ton pada Juni, tertinggi dalam lima bulan terakhir. China, pembeli LNG terbesar dunia, kembali meningkatkan pembelian setelah sempat mengurangi impor akibat lonjakan harga pascaperang Iran. Impor LNG China diperkirakan mencapai 4,48 juta ton pada Juni, jauh lebih tinggi dibandingkan level terendah delapan tahun yang tercatat pada April sebesar 3,63 juta ton.

Jepang juga meningkatkan pembelian LNG dengan impor Juni diproyeksikan mencapai 5,33 juta ton, tertinggi dalam tiga bulan. Pemulihan konsumsi energi di dua ekonomi terbesar Asia tersebut memberi dukungan terhadap prospek permintaan minyak dan gas global. Kombinasi antara meredanya eskalasi militer dan pulihnya kebutuhan energi Asia kini menjadi dua faktor utama yang membentuk arah pergerakan harga minyak dunia dalam jangka pendek.

CNBC Indonesia

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

Musim Kemarau Datang, Produksi Garam 2026 Bisa Naik 450%

July 9, 2026
Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

Pria Ini Cuan Banyak dari Bisnis, Modalnya Sayang Istri

July 9, 2026
Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

Terbaru! RI Berhasil Produksi Gas 100 Juta Kaki Kubik, Ini Pemiliknya

July 9, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .