• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kondisi Tak Menentu, Reasuransi Perlu Tingkatkan Tata Kelola Risiko

Kondisi Tak Menentu, Reasuransi Perlu Tingkatkan Tata Kelola Risiko

July 15, 2025
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Kondisi Tak Menentu, Reasuransi Perlu Tingkatkan Tata Kelola Risiko

1 year ago
in News
Kondisi Tak Menentu, Reasuransi Perlu Tingkatkan Tata Kelola Risiko
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Praktik Good Corporate Governance (GCG) atau penerapan tata kelola perusahaan yang baik sangat diperlukan di sektor jasa keuangan khususnya perusahaan reasuransi.

Seperti diketahui, reasuransi adalah perusahaan yang menyediakan asuransi untuk perusahaan asuransi lainnya. Mereka menerima sebagian risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi. Artinya perusahaan reasuransi harus benar-benar jeli dalam mengelola premi yang diraih dari perusahaan asuransi.

Direktur Utama PT Reasuransi Maipark Indonesia, Kocu A. Hutagalung mengatakan, pada dasarnya perusahaan reasuransi dalam negeri dengan luar negeri memiliki tipikal yang sama. Hal ini terlihat pada sumber premi dari perusahaan asuransi.

Di mana perusahaan reasuransi dalam negeri berkomitmen menjaga komposisi perolehan premi berdasarkan risiko.

“Tipikal sama dengan yang pasar dimanapun di dunia. Artinya kalau kelas-kelas bisnis seperti health insurance, life insurance, credit insurance, itu marine cargo itu rata-rata kita memang sudah menahan 80 sampai 85 persen. Tetapi untuk asuransi harta benda, itu aviation, marine haul, dan energy, itu memang kita menahan sekitar 30 persen. Dan itu tipikal dimanapun juga,” ujarnya dalam Insurance Forum “Strategi Menghadapi Lonjakan Klaim Asuransi Nasional”, Senin, (14/7/2025).

Ia sendiri melihat kualitas risiko perusahaan reasuransi sampai sejauh ini sudah cukup baik dan perlu ditingkatkan kembali. Terlebih kondisi geopolitik dunia saat ini masih sangat tidak menentu dan berpotensi mempengaruhi ekonomi dalam negeri.

Sehingga perusahaan reasuransi harus berkomitmen menjaga tingkat Risk Based Capital (RBC) sesuai dengan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan tingkat RBC yang baik, perusahaan reasuransi bisa menanggung risiko yang dihadapinya, termasuk risiko asuransi dan investasi. Adapun batas minimum RBC untuk perusahaan reasuransi di Indonesia yang ditetapkan OJK saat ini adalah 120%.

“Dari sisi regulasi memang sudah memadai untuk mengukur hal tersebut tetapi saya melihat memang lebih dari segi kualitas risikonya yang harus ditingkatkan lagi. Memang di negara-negara yang advance itu regulasi risk management untuk reinsurance itu lebih stringent, lebih tinggi dibandingkan dengan regulasi untuk perusahaan-perusahaan asuransi. Sebagai contoh misalnya, batasan untuk perusahaan boleh membagikan dividen kepada pemegang saham itu lebih tinggi RBC-nya dibandingkan dengan perusahaan asuransi. RBC 150% baru boleh dia (perusahaan asuransi) membagikan dividen. Sedangkan untuk perusahaan reinsurance itu 180 sampai 200 RBC-nya baru boleh dia membagikan dividen,” terangnya.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Asuransi, Kesehatan, & Regulator Bicara Standar Layanan Ideal




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .