• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pendapatan Nonmargin Bank Mega Syariah Tembus Rp78 M Didorong QRIS

Pendapatan Nonmargin Bank Mega Syariah Tembus Rp78 M Didorong QRIS

December 18, 2025
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Pendapatan Nonmargin Bank Mega Syariah Tembus Rp78 M Didorong QRIS

10 months ago
in News
Pendapatan Nonmargin Bank Mega Syariah Tembus Rp78 M Didorong QRIS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mega Syariah (BMS) mencatatkan Fee Based Income (FBI) tembus Rp78 miliar per November 2025. Pendapatan nonmargin ini diperkirakan semakin penting, di tengah persaingan industri perbankan yang makin sengit.

Pada penghimpunan dana, BMS telah mengumpulkan total dana murah atau current account saving account (CASA) tembus Rp 3,26 triliun hingga November 2025. Besaran tersebut menyumbang porsi sekitar 29% terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK). Sementara DPK mencapai lebih dari Rp 11,19 triliun, tumbuh sekitar 19% secara tahunan atau year on year (yoy) pada periode yang sama.

Sementara transaksi QRIS melalui aplikasi M-Syariah mengalami peningkatan. Tercatat transaksi QRIS di aplikasi tersebut melesat lebih dari 112% per Oktober 2025, dengan volume transaksi naik 111%.

Di sisi pembiayaan konsumen, Syariah Card milik BMS juga mencatatkan pertumbuhan. Hingga November 2025, outstanding pembiayaan Syariah Card tumbuh 103% yoy menjadi lebih dari Rp 237 miliar.

Oleh karena itu, BMS berharap aktivitas belanja yang padat dapat mendongkrak fee based income.

Guna mendorong frekuensi transaksi sekaligus keterikatan nasabah, BMS mengandalkan program loyalitas Membership Points Coupon (MPC) Points. Poin didapat dari aktivitas perbankan, termasuk menjaga saldo bulanan di tabungan, serta dari transaksi pembiayaan seperti penggunaan Syariah Card.

Poin yang terkumpul dapat digunakan sebagai pembayaran dan potongan pembayaran saat bertransaksi di semua ekosistem CT Corp dan partner strategis yang bekerja sama. Pemakaiannya dilakukan melalui fitur QRIS di aplikasi M-Syariah maupun melalui kartu pembiayaan Syariah Card.

Nasabah dapat memantau jumlah MPC Points yang diperoleh dan yang sudah ditukarkan lewat aplikasi M-Syariah. Skema ini juga diarahkan untuk memperluas kebiasaan transaksi non-tunai, karena poin langsung terhubung ke kanal pembayaran yang dipakai sehari-hari.

Marketing, Loyalty & Financial Inclusion Division Head Bank Mega Syariah Roostian Primananda menilai program ini dirancang agar aktivitas menabung dan belanja memberi manfaat langsung. Menurut Roostian, penguatan loyalitas diharapkan berimbas ke pendanaan dan transaksi digital, sekaligus mempercepat penggunaan Syariah Card.

“MPC Points diharapkan akan menjadi katalis penting dalam memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan loyalitas nasabah, penguatan DPK, pertumbuhan transaksi digital, dan percepatan penggunaan Syariah Card,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .