• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

September 8, 2026
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

1 month ago
in Market
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,02% ke level 6.687,03 pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, terutama perbankan, serta penguatan hampir seluruh sektor saham.

Dengan penguatan tersebut, IHSG semakin mendekati level psikologis 6.700. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan volume mencapai 25,08 miliar saham, nilai transaksi Rp10,02 triliun, dan frekuensi 1,592 juta kali.

Sebanyak 383 saham menguat, 241 saham melemah, sementara 339 saham stagnan.

Secara teknikal, penguatan IHSG mulai mendekati area resistance penting di sekitar 6.700. Pada perdagangan hari ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.696,28, atau hanya sekitar 4 poin di bawah level 6.700.

Adapun penguatan terjadi di seluruh sektor saham. Bahan baku menjadi sektor yang menguat paling besar, yakni1,57% dan diikuti finansial yang naik 1,08%.

Sektor energi menguat 0,96%, konsumer primer 0,77%, industri0,57%, kesehatan 0,52%,properti 0,50%,teknologi 0,26%, utilitas0,21%, dan konsumer non-primer 0,17%.

Sementara itu dari sisi saham, Bank Central Asia (BBCA) menjadi penopang terbesar IHSG dengan kontribusi 11,73 poin indeks. Saham BBCA berada di level 6.750.

Selain BBCA, penguatan IHSG ditopang Sinar Mas Multiartha (SMMA) dengan kontribusi 7,27 poin, Amman Mineral Internasional (AMMN) 7,17 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 4,66 poin, Merdeka Copper Gold (MDKA) 3,72 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) 3,47 poin.

Dari sisi investor asing, hingga sesi I asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp83,37 miliar. Nilai pembelian asing mencapai Rp2,14 triliun, sedangkan penjualan sebesar Rp2,06 triliun.

Saham BBCA menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dengan net buy Rp112,57 miliar. Berikutnya AMMN Rp109,34 miliar dan BBRI Rp74,54 miliar. Asing juga mencatat net buy pada ENRG Rp37,88 miliar dan RATU Rp26,39 miliar.

Namun, sejumlah saham masih menjadi pemberat IHSG. BRMS menjadi penekan terbesar dengan kontribusi negatif 2,37 poin indeks, diikuti Global Digital Niaga (BELI) 1,44 poin dan Bank Negara Indonesia (BBNI) 1,05 poin.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .