• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Prajogo Pangestu Jadi Konglomerat RI Paling Boncos Tahun Ini

Prajogo Pangestu Jadi Konglomerat RI Paling Boncos Tahun Ini

May 21, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

July 13, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

July 13, 2026
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

July 13, 2026
Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun

July 13, 2026
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

July 13, 2026
Internasional Percaya RI Jaga Fiskal

Internasional Percaya RI Jaga Fiskal

July 13, 2026
Rating RI Aman, S&P Beri Sederet Catatan Buat Pemerintah

Rating RI Aman, S&P Beri Sederet Catatan Buat Pemerintah

July 13, 2026
BEI Mau Buka Jalan Investor RI Trading Saham BYD hingga Tencent

BEI Mau Buka Jalan Investor RI Trading Saham BYD hingga Tencent

July 13, 2026
BTN Mau Gelar RUPSLB, Catat Tanggalnya

BTN Mau Gelar RUPSLB, Catat Tanggalnya

July 13, 2026
Laporan S&P Cerminan Confidence Investor Global Terhadap RI

Laporan S&P Cerminan Confidence Investor Global Terhadap RI

July 13, 2026
S&P Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,1% di 2026, Ini Alasannya!

S&P Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,1% di 2026, Ini Alasannya!

July 13, 2026
Netizen Sebut IHSG Anjlok Tiap Prabowo Pidato, Ini Kata Bos Bursa

Netizen Sebut IHSG Anjlok Tiap Prabowo Pidato, Ini Kata Bos Bursa

July 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Prajogo Pangestu Jadi Konglomerat RI Paling Boncos Tahun Ini

2 months ago
in ENTREPRENEUR
Prajogo Pangestu Jadi Konglomerat RI Paling Boncos Tahun Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Konglomerat petrokimia Prajogo Pangestu kini bukan lagi orang nomor satu terkaya di Indonesia. Seiring dengan melemahnya saham-saham yang ia kendalikan, Prajogo telah tersingkirkan dari tahta nomor satu dan kini berada di urutan orang ketiga terkaya di RI.

Berdasarkan perhitungan Forbes Real Time Billionaires per 21 Mei 2026, kekayaan pemilik Grup Barito itu menurun tajam sebesar 17,35% kemarin, menjadikannya salah satu konglomerat paling boncos dalam sehari. Kekayaannya kini tercatat sebanyak US$13,6 miliar atau sekitar 240,14 triliun (kurs Rp 17.660).

Bila dibandingkan dengan awal tahun, harta Prajogo telah turun US$15 miliar, setara Rp 264,86 triliun atau ambles 52,45%.

Prajogo kini berada di bawah pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono dan pemilik Bayan Resources (BYAN), Low Tuck Kwong. Pundi-pundi Robert dan Low masing-masing tercatat sebesar US$15,5 miliar dan US$15,2 miliar.

Budi Hartono dan Low Tuck Kwong sebenarnya juga mencatat penurunan harta. Akan tetapi penurunan harta mereka jauh lebih kecil dibandingkan Prajogo. Pun dengan orang-orang terkaya RI lain yang berada di dalam daftar Forbes, tidak ada yang mengalami penurunan kekayaan ekstrem seperti Prajogo. 

Merosotnya harta Prajogo tidak terlepas dari koreksi signifikan saham-saham miliknya.

Seperti PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang ambles 62,27% dalam sebulan terakhir. Saham ini memang menjadi sorotan belakangan ini, usai terungkap memiliki High Shareholding Concentration (HSC) sebesar 97,31%. Imbasnya, Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam pengumuman tinjauan Mei 2026, memutuskan untuk mendepak BREN dari indeks saham berkapitalisasi besar dan menengah Indonesia.

Saham-saham Prajogo lainnya juga ambruk dalam sebulan terakhir. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) turun 65,15%, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun 27,64%, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) turun 47,21%, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) turun 27,72%, dan PT Petrosea Tbk. (PTRO) turun 11,50%.

Sepanjang tahun berjalan, saham-saham tersebut sudah turun lebih dari 50%, bahkan ada yang merosot hingga 75%.

Seiring dengan koreksi tajam harga saham, kapitalisasi pasar Barito Renewables Energy (BREN) kini tinggal sekitar Rp335,9 triliun. Padahal pada akhir 2025, kapitalisasi pasar BREN sempat menembus sekitar Rp1.298 triliun. Artinya, hampir Rp1.000 triliun nilai pasar BREN telah menguap.

Sementara itu, kapitalisasi pasar TPIA kini berada di kisaran Rp196,4 triliun, BRPT Rp146,3 triliun, CDIA Rp94,25 triliun, CUAN Rp62,96 triliun, dan PTRO sekitar Rp37 triliun.

Secara total, kapitalisasi pasar enam emiten inti grup Prajogo kini berada di kisaran Rp872 triliun, jauh di bawah posisi puncaknya yang sempat diperkirakan menembus lebih dari Rp2.300 triliun.

Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasar grup Prajogo diperkirakan telah menyusut lebih dari Rp1.400 triliun dari posisi tertingginya.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.700/US$

July 13, 2026
Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

Buat yang Pegang Dolar, S&P Ramal Nilai Tukar Rupiah Rp 17.000/US$

July 13, 2026
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

July 13, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .