• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR

June 26, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR

7 days ago
in Lifestyle
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TINS hingga TOWR
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (25/6) di zona hijau dengan kenaikan 1,96% ke level 5.999,04. 

Penguatan indeks ditopang oleh lonjakan saham MORA sebesar 16,30%, disusul ASII yang naik 6,03% dan BBCA yang menguat 1,69%. Di sisi lain, AMMN, BRMS, dan ADMR menjadi pemberat pergerakan indeks setelah masing-masing terkoreksi 0,87%, 0,91%, dan 3,13%.

Meski IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp201,10 miliar di pasar reguler dan Rp299,00 miliar di seluruh pasar. Seluruh sektor berhasil ditutup di zona positif, dengan sektor infrastruktur memimpin kenaikan sebesar 3,81%.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones naik 0,14%, S&P 500 bergerak relatif datar dengan pelemahan tipis 0,01%, sedangkan Nasdaq turun 0,46%.

Sentimen pasar domestik membaik setelah Kementerian ESDM membantah kabar mengenai kenaikan kuota RKAB nikel 2026 menjadi 360 juta ton dari kisaran 260 juta ton. Respons positif juga tercermin pada pasar offshore, di mana ETF EIDO menguat 1,62% dan indeks MSCI Indonesia naik 1,57%.

Sebelumnya, beredar rumor mengenai potensi peningkatan kuota RKAB nikel 2026 dari kisaran 260–270 juta ton menjadi 360 juta ton. Isu tersebut sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap kemungkinan meningkatnya pasokan yang dapat memberi tekanan pada harga nikel global.

Jika terealisasi, kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kinerja emiten yang memiliki eksposur besar terhadap harga bijih nikel, seperti INCO, ANTM, NICL, dan IFSH. Sebaliknya, perusahaan yang telah memiliki rantai bisnis terintegrasi hingga hilirisasi, seperti NCKL dan MBMA, diperkirakan memiliki ketahanan yang lebih baik karena tambahan pasokan bijih dapat mendukung utilisasi smelter dan fasilitas HPAL.

Meski demikian, Kementerian ESDM menegaskan hingga saat ini belum terdapat keputusan resmi mengenai besaran kuota RKAB nikel untuk 2026. Dengan demikian, potensi peningkatan pasokan nasional masih sebatas spekulasi dan belum menjadi kebijakan pemerintah.

Dari sisi korporasi, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) telah menyelesaikan masa book building pada 22–24 Juni 2026 sebagai bagian dari proses penawaran umum perdana saham (IPO). Perseroan dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

EMMI merupakan perusahaan penyedia peralatan medis untuk fasilitas kesehatan, terutama perangkat rumah sakit kritikal seperti operating theatre, ICU, dan sistem sterilisasi. Hingga saat ini, perusahaan telah melayani lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia.

Dalam aksi korporasi ini, EMMI menawarkan maksimal 522,86 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan kisaran harga penawaran Rp446–Rp515 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp269,27 miliar.

Selain itu, sebanyak 52,29 juta saham atau 10% dari saham yang ditawarkan dialokasikan untuk program Employee Stock Allocation (ESA).

Dana hasil IPO direncanakan digunakan sekitar Rp50 miliar untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman, sekitar Rp31,77 miliar untuk pembangunan pabrik di Cikupa, sekitar Rp184,99 miliar sebagai modal kerja—termasuk pembelian barang proyek, bahan baku, dan persediaan—serta sekitar Rp2,5 miliar untuk biaya emisi.

Selanjutnya ada PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp800 per saham dengan total nilai sekitar Rp1,54 triliun. Nilai tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 98,89% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sepanjang 2025, pendapatan perseroan turun 9,41% secara tahunan menjadi Rp89,37 triliun. Namun, penurunan beban usaha sebesar 13,81% menjadi Rp6,63 triliun turut menopang peningkatan laba bersih yang tumbuh 58,71% menjadi Rp1,56 triliun. Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) dasar meningkat menjadi Rp809 dari Rp510 pada tahun sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan 25 Juni, saham GGRM berada di level Rp16.900 per saham, yang mencerminkan dividend yield sekitar 4,73%. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 1 Juli 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .