• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870

September 30, 2026
Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

September 30, 2026
Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

September 30, 2026
LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

September 30, 2026
Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

Sebelum Tekanan Dolar Mereda, Money Changer Sempat Jual Rp18.300/US$

September 30, 2026
Telkom Gelar RUPSLB Hari Ini, Salah Satunya Perubahan Pengurus

Telkom Gelar RUPSLB Hari Ini, Salah Satunya Perubahan Pengurus

September 30, 2026
BI Blak-Blakan! Sederet Kebijakan Ini Keluar Demi Jaga Rupiah

BI Blak-Blakan! Sederet Kebijakan Ini Keluar Demi Jaga Rupiah

September 30, 2026
Catat Jadwalnya, Anak Usaha Astra (ASGR) Mau Tebar Dividen Rp297/Saham

Catat Jadwalnya, Anak Usaha Astra (ASGR) Mau Tebar Dividen Rp297/Saham

September 30, 2026
OJK Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia, Tunjuk Likuidator

OJK Bubarkan Dana Pensiun BASF Indonesia, Tunjuk Likuidator

September 30, 2026
China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?

China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?

September 30, 2026
Sesi I Asing Kabur Rp 677,4 Miliar, Saham BCA Paling Banyak Dilepas

Sesi I Asing Kabur Rp 677,4 Miliar, Saham BCA Paling Banyak Dilepas

September 30, 2026
IHSG Sesi I Menguat 0,15% ke Level 6.130

IHSG Sesi I Menguat 0,15% ke Level 6.130

September 30, 2026
Emiten Grup Djarum Rencanakan Buyback, TOWR Siapkan Dana Rp 500 Miliar

Emiten Grup Djarum Rencanakan Buyback, TOWR Siapkan Dana Rp 500 Miliar

September 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 30, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.870
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah menutup perdagangan terakhir September dengan hasil positif. Mata uang Garuda berhasil menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sekaligus menjauh dari level psikologisnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan Rabu (30/9/2026) dengan apresiasi 0,50% ke posisi Rp17.870/US$. Dibandingkan penutupan Selasa di Rp17.960/US$, rupiah menguat 90 poin.

Penguatan tersebut membawa rupiah menjauh dari level Rp18.000/US$ yang sempat ditembus pada perdagangan intraday sehari sebelumnya.

Rupiah sudah bergerak di zona hijau sejak awal perdagangan dengan dibuka di posisi Rp17.910/US$. Penguatannya kemudian semakin besar hingga menyentuh Rp17.825/US$, yang menjadi posisi terkuat hari ini.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,10% ke posisi 101,269.


Koreksi indeks dolar AS memberikan ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk menguat. Perbaikan sentimen pasar juga ditopang meredanya kekhawatiran terhadap konflik di Timur Tengah dan turunnya harga minyak dunia.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, CTA, CSA menilai sentimen pasar mulai berbalik positif setelah muncul kabar mengenai peluang meredanya ketegangan geopolitik.

“Sentimen market sedikit berbalik positif menyusul adanya laporan yang menyebutkan bahwa Gedung Putih terbuka untuk mempertimbangkan peninjauan kembali sanksi terhadap Iran demi meredakan tensi konflik geopolitik,” tulis Nafan dalam laporan Strategy Notes & JCI Technical View: Room for a Recovery, dikutip Rabu (30/9/2026).

Kabar tersebut meredakan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan menekan harga minyak dunia. Pada penutupan perdagangan Selasa, harga minyak mentah WTI turun 3,95% menjadi US$88,95 per barel, sedangkan Brent terkoreksi 1,99% ke US$95,88 per barel.

Penurunan harga minyak turut meredakan tekanan inflasi global. Pada saat yang sama, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun terkoreksi 0,10% ke level 5,24%.

Meski demikian, pelaku pasar masih menantikan sejumlah data ekonomi penting AS, mulai dari indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE, pertumbuhan ekonomi, hingga laporan ketenagakerjaan nonpertanian atau nonfarm payrolls. Data tersebut akan menjadi petunjuk bagi pasar dalam membaca arah suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Secara tahunan, inflasi PCE utama diproyeksikan bertahan di level 3,7%, sedangkan PCE inti diperkirakan sebesar 3,3%. Keduanya masih berada di atas target inflasi The Fed sebesar 2%.

Tekanan harga juga berlangsung ketika konsumsi masyarakat AS masih kuat. Belanja konsumen pada Agustus diperkirakan tumbuh 0,8% secara bulanan, jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,2% pada Juli.

“Kombinasi inflasi yang masih tinggi dan konsumsi yang tetap resilien dapat menjadi sinyal bahwa permintaan domestik AS belum cukup melemah untuk memberikan tekanan penurunan harga secara signifikan,” tulis

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa

September 30, 2026
Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor

September 30, 2026
LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

LPKR Tegaskan Tak Terafiliasi dalam Perkara Lippo Marina Singapura

September 30, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .