• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Lanjut Tertekan, Dolar AS Kini Sentuh Rp17.130

Rupiah Lanjut Tertekan, Dolar AS Kini Sentuh Rp17.130

April 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Lanjut Tertekan, Dolar AS Kini Sentuh Rp17.130

6 months ago
in News
Rupiah Lanjut Tertekan, Dolar AS Kini Sentuh Rp17.130
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan tren pelemahannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dengan ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (15/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,12% ke posisi Rp17.130/US$. Level ini kembali menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa. Pelemahan tersebut juga memperpanjang tren negatif rupiah menjadi lima hari perdagangan beruntun.

Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, rupiah sempat dibuka menguat 0,06% ke level Rp17.100/US$. Namun, seiring berjalannya perdagangan, rupiah berbalik arah ke zona merah hingga akhirnya ditutup melemah.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia terpantau menguat tipis 0,04% ke level 98,159 pada pukul 15.00 WIB.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini sejalan dengan dolar AS yang cenderung stabil setelah sempat menyentuh level terendah dalam enam pekan pada perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, dolar AS tertekan akibat berkurangnya permintaan terhadap aset safe haven dan penurunan harga minyak, di tengah harapan akan dimulainya kembali perundingan damai antara AS dan Iran.

Sentimen tersebut sempat membaik setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan perang disebut sudah mendekati akhir dan Iran disebut ingin mencapai kesepakatan.

Namun kini, ketidakpastian masih tinggi. Beberapa laporan menyebut angkatan laut AS telah mencegat delapan kapal tanker minyak yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran sejak blokade dimulai pada awal pekan ini.

Kondisi ini membuat pelaku pasar masih menunggu perkembangan yang lebih konkret terkait prospek perdamaian.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2026 tetap terjaga. Posisi ULN tercatat sebesar US$437,9 miliar, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$434,9 miliar.

Secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 2,5% (year on year/yoy) pada Februari 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 1,7% yoy.

“Peningkatan posisi ULN tersebut terutama didorong oleh ULN sektor publik khususnya bank sentral seiring dengan aliran masuk modal asing ke instrumen moneter, yakni Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Sementara itu, posisi ULN swasta mengalami penurunan,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Anton Pitono dalam rilis BI, Rabu (15/4/2026).

Di tengah tekanan geopolitik global, rupiah sebenarnya juga mendapat sokongan dari pandangan positif terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ekonomi Indonesia tetap mendapat pengakuan dari pelaku pasar global dan lembaga multilateral.

Salah satunya datang dari Asian Development Bank (ADB) yang memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2% pada 2026 dan 2027, lebih tinggi dibanding realisasi 5,1% pada 2025. Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan Asian Development Outlook April 2026: The Middle East Conflict Challenges Resilience in Asia and the Pacific.

(evw/evw)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .