• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Loyo, Dolar AS Tembus Rp16.280

Rupiah Loyo, Dolar AS Tembus Rp16.280

August 12, 2025
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Loyo, Dolar AS Tembus Rp16.280

1 year ago
in Market
Rupiah Loyo, Dolar AS Tembus Rp16.280
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa (12/8/2025) dibuka di posisi Rp16.280/US$ atau melemah 0,09%.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau melemah di level 98,47 atau turun 0,04%. Pada perdagangan kemarin Senin (12/8/2025) DXY mengalami kenaikan sebesar 0,35% di level 98,52.


Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini akan dibayangi oleh penguatan indeks dolar AS.

Sentimen positif terhadap dolar dipicu oleh komentar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy yang menolak wacana penyerahan wilayah ke Rusia, sehingga meredam optimisme pasar akan resolusi cepat konflik Ukraina-Rusia. Selain itu, aksi short-covering jelang rilis data inflasi AS (CPI) Juli juga menjadi pendorong penguatan dolar.

Meski demikian, kenaikan dolar tertahan oleh pernyataan dovish dari Gubernur The Fed Michelle Bowman yang mendukung pemangkasan suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini, termasuk pada pertemuan FOMC September mendatang.

Pasar saat ini memproyeksikan probabilitas 88% untuk pemangkasan suku bunga 25 bps bulan depan, dan 63% peluang penurunan lanjutan pada pertemuan Oktober.

Pasar keuangan juga akan diipengaruhi oleh kabar perdagangan terbaru dari Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan tarif dengan China selama 90 hari, namun tetap melanjutkan kebijakan proteksionis terhadap beberapa komoditas strategis termasuk rencana pengenaan tarif 100% untuk impor semikonduktor.

Langkah ini menambah ketidakpastian prospek pertumbuhan global, sehingga meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, meski harga emas kemarin justru melemah akibat dolar yang lebih kuat.

Dengan kombinasi sentimen global tersebut, rupiah berpotensi melanjutkan pelemahannya hari ini, terutama jika data inflasi AS yang akan dirilis malam nanti menguatkan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter The Fed.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

Asing Net Buy Rp933 Miliar, Ternyata Gara-Gara Ini

August 20, 2026
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .