• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

April 23, 2026
Rudy Resmi Jadi Dirut Baru Astra (ASII), Chatib Basri Jadi Komisaris

Rudy Resmi Jadi Dirut Baru Astra (ASII), Chatib Basri Jadi Komisaris

April 23, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

April 23, 2026
Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

April 23, 2026
Breaking News! IHGS Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHGS Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
BI Fokus Perkuat Jaga Sektor Keuangan & Nilai Tukar Rupiah

BI Fokus Perkuat Jaga Sektor Keuangan & Nilai Tukar Rupiah

April 23, 2026
BNI Sudah Kembalikan Rp 28,25 Miliar Dana Paroki Aek Nabara

BNI Sudah Kembalikan Rp 28,25 Miliar Dana Paroki Aek Nabara

April 23, 2026
Timah (TINS) Kantongi Laba Rp 1,31 T di 2025, Capai 119% dari Target

Timah (TINS) Kantongi Laba Rp 1,31 T di 2025, Capai 119% dari Target

April 23, 2026
BI Umumkan Pertumbuhan Kredit di Maret 2026 Stagnan

BI Umumkan Pertumbuhan Kredit di Maret 2026 Stagnan

April 23, 2026
Bos BI Ungkap Sebab Dolar Tembus Rp 17.300 per Dolar AS

Bos BI Ungkap Sebab Dolar Tembus Rp 17.300 per Dolar AS

April 23, 2026
Tok! Astra (ASII) Sepakat Bagi Dividen Rp390 per Saham

Tok! Astra (ASII) Sepakat Bagi Dividen Rp390 per Saham

April 23, 2026
Rugi Garuda Indonesia(GIAA) Susut Jadi US Juta pada Kuartal I-2026

Rugi Garuda Indonesia(GIAA) Susut Jadi US$46 Juta pada Kuartal I-2026

April 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup di level terendah sepanjang masa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.280/US$ atau terdepresiasi 0,64%. Level ini sekaligus menjadi posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru.

Sepanjang perdagangan, rupiah memang sudah dibuka melemah pada pagi hari, yakni turun 0,21% ke level Rp17.210/US$. Tekanan terhadap rupiah kemudian terus membesar seiring berjalannya perdagangan. Bahkan, mata uang Garuda sempat menyentuh Rp17.320/US$ sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan hingga penutupan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih berada di zona hijau dengan penguatan 0,07% ke level 98,658.


Pelemahan rupiah sepanjang perdagangan hari ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kembali mendorong permintaan terhadap dolar AS. Dolar menguat mendekati level tertinggi dalam sekitar satu setengah pekan, di tengah kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat serta belum terlihatnya kemajuan berarti dalam perundingan damai.

Ketegangan tersebut ikut mendorong harga minyak kembali menembus US$100 per barel, sehingga membebani sentimen pasar global.

Situasi memanas setelah Teheran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu, sementara Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa ada kepastian kapan pembicaraan damai akan dimulai kembali.

Kedua pihak juga masih terbelah dalam sejumlah isu utama, mulai dari gencatan senjata, blokade, isu nuklir, hingga kendali atas Selat Hormuz. Akibatnya, jalur strategis tersebut secara efektif masih terganggu dan memicu guncangan energi yang memberi tekanan pada perekonomian global.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, ambrolnya rupiah hari ini masih dipicu sentimen negatif pelaku pasar terhadap dinamika konflik di Timur Tengah, serta harga minyak yang terus bergejolak.

Selain itu, tekanan terhadap rupiah juga diperparah oleh tingginya permintaan dolar AS di dalam negeri, seiring masuknya periode musiman pembayaran dividen.

“Selain isu harga minyak dan kondisi di Timur Tengah, ada seasonal demand juga untuk pembayaran dividen,” kata David kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, Kepala Ekonom dan Riset Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai pergerakan ini juga mencerminkan langkah Bank Indonesia yang melakukan stabilisasi kurs secara lebih terukur.

Menurutnya, BI kini mulai melakukan intervensi di pasar valuta asing secara lebih hati-hati agar cadangan devisa Indonesia tidak tergerus terlalu dalam.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rudy Resmi Jadi Dirut Baru Astra (ASII), Chatib Basri Jadi Komisaris

Rudy Resmi Jadi Dirut Baru Astra (ASII), Chatib Basri Jadi Komisaris

April 23, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

April 23, 2026
Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .