• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing

Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing

April 17, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing

6 months ago
in News
Saham Bank Masih Dalam Tekanan Jual Asing
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing masih konsisten keluar dari pasar saham Indonesia, dengan saham-saham perbankan jumbo kembali menjadi sasaran utama aksi jual pada perdagangan Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan data perdagangan, investor asing membukukan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp982,3 miliar di seluruh pasar. Bila dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya nilai net sell asing sedikit menciut. 

Aksi jual yang terkonsentrasi di bank jumbo. Bank Central Asia (BBCA) membukukan net foreign sell terbesar, yakni Rp 369 miliar. Kemudian di posisi kedua dan ketiga diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI).

Kendati mendapat tekanan jual asing, nasib saham BBRI berbeda dengan BBCA dan BMRI. Harga saham emiten bank yang banyak menyalurkan kredit UMKM tersebut naik 0,29%, sedangkan BBCA -0,38% dan BMRI -0,22%.

Di sisi lain, tekanan juga merambah saham energi dan komoditas seperti BUMI, ADMR, dan ANTM, mengindikasikan belum adanya rotasi masuk asing yang signifikan ke sektor tersebut.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp369,0 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp302,5 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp160,0 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp128,1 miliar
  5. PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp47,6 miliar
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) – Rp33,9 miliar
  7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) – Rp33,1 miliar
  8. PT Aneka Tambang Tbk. (Persero) Tbk. (ANTM) – Rp32,8 miliar
  9. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) – Rp31,5 miliar
  10. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) – Rp26,4 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026), setelah bergerak fluktuatif sepanjang hari.

IHSG ditutup di level 7.621,38, turun 2,21 poin atau 0,03%. Sejak pembukaan, IHSG sebenarnya sempat bergerak di zona hijau dan menyentuh level tertinggi di kisaran 7.705, tetapi tekanan jual mulai meningkat menjelang siang hingga indeks sempat terperosok ke area 7.575.

Pada sesi II, IHSG mencoba rebound namun akhirnya kembali ditutup tipis di zona merah. Sebanyak 385 saham naik, 326 saham turun, dan 248 saham stagnan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat cukup ramai dengan total sekitar Rp17,88 triliun dan volume mencapai 37,19 miliar saham, dengan frekuensi transaksi sekitar 2,58 juta kali.

Kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp13.584 triliun.

Adapun mengutip Refinitiv, IHSG ditopang Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) dengan kontribusi 8,64 indeks poin. Saham emiten rumah sakit milik Dato Sri Tahir ini melesat 15,27% ke level 15.100.

(mkh/mkh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .