• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Tutup Ratusan Gerai & Rugi Gegera Makanan Basi, Ini Kabar Baru TGUK

Tutup Ratusan Gerai & Rugi Gegera Makanan Basi, Ini Kabar Baru TGUK

October 28, 2025
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Tutup Ratusan Gerai & Rugi Gegera Makanan Basi, Ini Kabar Baru TGUK

11 months ago
in Market
Tutup Ratusan Gerai & Rugi Gegera Makanan Basi, Ini Kabar Baru TGUK
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten kedai minuman dan makanan merek Teguk, PT. Platinum Wahab Nusantara Tbk. (TGUK) berencana untuk menambahkan kegiatan usaha di bidang frozen meat dan food processing.

Manajemen menyampaikan, penambahan kegiatan usaha tersebut seiring dengan perkembangan bisnis dan dinamika pasar food and beverage di Indonesia sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan rantai nilai bisnis Perseroan di sektor makanan olahan.

“Perseroan berencana untuk menambahkan kegiatan usaha di bidang frozen meat dan food processing,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/10).

Perseroan melihat prospek di industri frozen meat dan food processing di Indonesia dimana bisnis frozen meat dan pengolahan makanan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang kuat, didorong oleh urbanisasi, meningkatnya jumlah pekerja perkotaan, serta tingginya permintaan terhadap produk siap saji dan sumber protein hewani.

Tutup Gerai

Sebelumnya, TGUK diketahui telah menutup ratusan gerai sepanjang tahun 2024. Berdasarkan laporan keuangan Desember 2023, TGUK memiliki pengakuan atas sewa 152 gerai.

Adapun dalam Public Expose tanggal 30 Desember 2024, tercatat hanya 35 gerai Teguk tersisa.

Manajemen TGUK menyatakan bahwa pihaknya menghadapi sejumlah tantangan di tahun 2024 yang memaksa penutupan gerai. Di antara tantangan tersebut adalah kondisi dinamika pasar yang menekan daya beli kelompok menengah ke bawah yang merupakan target pasar TGUK.

Sementara itu, selain penutupan gerai, TGUK juga mengalami kerugian Rp20 miliar pada kuartal III-2024. Hal ini kontras dengan periode yang sama tahun lalu, yakni laba Rp4,16 miliar.

Menurut perseroan, terdapat tiga faktor yang menyebabkan hal rugi. Di antaranya, adanya tagihan platform online yang cukup besar, investasi di produk ice cream tetapi ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan dan ada biaya akibat penutupan toko.

Awal tahun ini, dampak penutupan gerai dan kondisi bisnis yang menantang, karyawan tetap yang dimiliki perusahaan hanya berjumlah 4 orang.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, karyawan tetap perseroan hanya terdiri dari 4 karyawan, yaitu Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Ass Manager Bussines Development.

Rugi Karena Makanan Basi

Setelah menutup 126 gerai sepanjang 2024, perusahaan kini harus menelan kerugian karena bahan baku senilai Rp 21,4 miliar rusak dan basi.

Manajemen menjelaskan bahwa per September 2024, perusahaan memiliki persediaan bahan baku senilai Rp 22,5 miliar. Akan tetapi per 31 Desember 2024 persediaan yang tersisa Rp 1,1 miliar.

“Ini disebabkan oleh penghapusan persediaan yang disebabkan barang-barang persediaan yang rusak dan expired,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (23/7/2025).

TGUK menjelaskan bahwa barang rusak dan basi disebabkan karena penurunan bisnis perusahaan yang disebabkan oleh berkurangnya 126 gerai sepanjang tahun lalu.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Penjelasan Lengkap Manajemen Soal Matahari Plaza Kalibata Tutup




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .