
Jakarta, CNBC Indonesia- Sejalan dengan konsensus pasar, Chief Investment Officer UOB Asset Management Indonesia, Albert Z. Budiman memproyeksi Bank Indonesia pada RDG Agustus 2026 masih akan menahan level BI Rate di 5,75%. Namun mengingat ada potensi The Fed untuk mengerek FFR sebanyak satu kali di akhir tahun maka BI Rate berpeluang ikut naik untuk menjaga spread dan daya Tarik RI.
Di sisi lain, pasar terus memantau independensi Bank Indonesia setelah Perry Warjiyo melepaskan jabatan Gubernur Bank Indonesia dimana hal ini sangat erat kaitannya dengan kepercayaan investor terhadap kredibilitas Bank Sentral Indonesia.
Di tengah volatilitas pasar saat ini, Albert Z. Budiman menyebutkan setor komoditas masih menjadi sektor yang menarik seiring dengan tren Harga komoditas yang cukup tinggi.
Seperti apa arah investasi MI hingga akhir tahun? Selengkapnya simak ulasan Crysania Suahrtanto dengan Chief Investment Officer UOB Asset Management Indonesia, Albert Z. Budiman dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 19/08/2026)


















