• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Trump Kasih Tarif 19% ke RI, Apa Dampak ke Asuransi & Reasuransi?

Trump Kasih Tarif 19% ke RI, Apa Dampak ke Asuransi & Reasuransi?

July 17, 2025
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

October 28, 2026
Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

October 28, 2026
Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

October 28, 2026
IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

October 28, 2026
Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

October 28, 2026
Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

October 28, 2026
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Trump Kasih Tarif 19% ke RI, Apa Dampak ke Asuransi & Reasuransi?

1 year ago
in Market
Trump Kasih Tarif 19% ke RI, Apa Dampak ke Asuransi & Reasuransi?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Penetapan tarif 19% yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump terhadap barang Indonesia secara tidak langsung dinilai bisa memengaruhi industri asuransi dan reasuransi dalam negeri.

Direktur Teknik Operasi PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re Delil Khairat menilai, skema perlindungan ekonomi nasional secara tidak langsung akan turut memengaruhi sektor reasuransi dalam negeri.

Pasalnya, jika Indonesia masuk dalam paket kebijakan perdagangan AS dan diwajibkan membeli produk-produk asal Amerika seperti pesawat, maka industri asuransi dan reasuransi dalam negeri tetap akan terlibat. Keterlibatan itu datang dari sisi premi transportasi maupun pengiriman barang yang diasuransikan.

“Misalnya kalo kita di paket itu, Trump bilang kita harus beli ini, pesawat, beli ini dari Amerika. Secara natural, asuransi dan reasuransi akan kebagian nanti dari premi asuransi-reasuransi transportasinya, segala macem,” jelas Delil ditemui usai Konferensi Pers Indonesia Re, Kamis, (17/7/2025).

Delil pun mengatakan belum bisa menakar seberapa besar dampak skema tarif tersebut. Hal ini mengingat barang Indonesia yang masuk ke AS dikenai 19% sedangkan produk Amerika masuk ke Indonesia tanpa bea masuk.

Meski begitu, ia menekankan bahwa beban tarif pada akhirnya justru ditanggung oleh konsumen di Amerika Serikat. Hal ini karena barang-barang impor asal Indonesia akan menjadi lebih mahal bagi pasar domestik AS.

“Jadi buat Trump juga ada isu di situ. Menurut saya sih, plus minus,” tuturnya.

Selain itu, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat disebutnya bukan yang terbesar, hanya sekitar 11% dari total ekspor nasional. Ia menyebut pasar ekspor utama Indonesia masih terbuka luas ke negara lain seperti Cina dan Jepang.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sepakat menurunkan tarif impor produk Indonesia dari 32% menjadi 19% pada Selasa (15/7/2025) malam. Keduanya mencapai kesepakatan dalam pembicaraan via telepon yang hanya berlangsung selama 17 menit.

“Dalam percakapan yang sangat serius namun penuh kehangatan dan keakraban selama hampir 17 menit, kedua pemimpin membahas sejumlah isu, terutama mengenai kebijakan tarif Amerika Serikat,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam postingan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (16/7/2025).

Teddy menyebut, penurunan tarif tersebut merupakan hasil negosiasi alot namun konstruktif antara kedua kepala negara.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



12 Dapen & 8 Asuransi-Reasuransi Masuk Daftar Pengawasan Khusus OJK




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .