• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

July 18, 2025
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

October 28, 2026
Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

October 28, 2026
Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

Japfa (JPFA) Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Simak Jadwalnya!

October 28, 2026
IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

IPO Sepi, BEI Revisi Target Jadi 15 Emiten di 2026

October 28, 2026
Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

Transformasi BUMN Besar-Besaran! Dari 1.074 Bakal Jadi 200 Perusahaan

October 28, 2026
Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Masuk Tahap Due Diligence

October 28, 2026
Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

Mau Buyback Saham Rp500 M, Free Float Bakal Tergerus? Ini Kata Bos BSI

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri

1 year ago
in Market
Defisit Neraca Dagang Reasuransi Rp 12,10 T, 40% Kabur ke Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Defisit neraca perdagangan reasuransi telah mencapai Rp12,10 triliun per 2024, dengan porsi reasuransi ke luar negeri adalah sebesar 40% dari total premi reasuransi. Hal ini menjadi tantangan di tengah peran reasuransi sebagai hilir industri keuangan nasional.

Direktur Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re Benny Waworuntu mengatakan, reasuransi bertugas untuk menjamin keberlanjutan dan perlindungan risiko dari hulu hingga hilir, sehingga iklim investasi tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan inklusif.

Meskipun demikian, upaya hilirisasi sektor perasuransian untuk mendukung hilirisasi sektor perekonomian akan mampu terlaksana apabila Industri Perasuransian khususnya Reasuransi memiliki kapasitas yang mumpuni. Faktanya, saat ini keterbatasan kapasitas reasuransi dan outward reinsurance yang berlebih masih menjadi isu utama di sektor perasuransian yang turut menyumbang defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).

Selain itu, ketergantungan berlebih terhadap reasuransi luar negeri juga akan menjadi kontraproduktif terhadap strategi hilirisasi perasuransian/perekonomian yang menunjang kemandirian/kedaulatan nasional.

“Hilirisasi keuangan kita adalah hilirisasi industri keuangan di mana kita di belakang sehingga kita harus dikuatkan. Karena percuma nguatin di depan kalau belakangnya juga bocor. Ini mengacu kepada pertanyaan mengenai defisit neraca berjalan,” kata Benny dalam Konferensi Pers Indonesia Re, Kamis, (17/7/2025).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Indonesia Re akan mengadakan rangkaian acara tahunan Indonesia Re International Conference (IIC) 2025 yang akan digelar pada 22 Juli 2025 mendatang.

Dengan mengusung tema “Empowering Downstream Growth in Financial Sector: Advancing the Insurance Industry through Strategic Collaboration”, Indonesia Re International Conference (IIC) 2025 menyoroti pentingnya sektor perasuransian, khususnya reasuransi, dalam strategi hilirisasi serta pengembangan dan penguatan perekonomian nasional melalui sinergi lintas sektor.

“Di tengah gejolak ekonomi global, perubahan iklim, dan tekanan geopolitik, IIC hadir sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah para pemangku kepentingan sektor keuangan,” jelas Benny.

IIC 2025 diagendakan akan dibuka oleh sejumlah tokoh strategis nasional yang akan memberikan arahan dan pandangan terhadap peran sektor perasuransian dalam mendukung hilirisasi ekonomi. Konferensi ini juga akan menghadirkan empat sesi panel diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan strategis dari berbagai sektor.

Beberapa partisipan yang dijadwalkan hadir antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPJS Kesehatan, Danantara Asset Management/Holding Operasional Danantara, BNI, CORE Indonesia, Guy Carpenter, AON, Korea Insurance Development Institute (KIDI), dan EY Indonesia.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Perusahaan Asuransi Diharapkan Mengerti Kebutuhan Pasar, Ini Alasannya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .