• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

May 18, 2026
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.627 Triliun di Akhir Kuartal I

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.627 Triliun di Akhir Kuartal I

May 18, 2026
PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%

PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%

May 18, 2026
IHSG & Rupiah Sama-sama Anjlok, Begini Kata Purbaya!

IHSG & Rupiah Sama-sama Anjlok, Begini Kata Purbaya!

May 18, 2026
Dihantam Banyak Sentimen, Rupiah & IHSG Awali Pekan Yang Berat

Dihantam Banyak Sentimen, Rupiah & IHSG Awali Pekan Yang Berat

May 18, 2026
Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

May 18, 2026
Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia (GIAA)

Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia (GIAA)

May 18, 2026
Breaking News! Efek MSCI Makin Terasa, IHSG Anjlok 4,31%

Breaking News! Efek MSCI Makin Terasa, IHSG Anjlok 4,31%

May 18, 2026
IHSG Terus Anjlok & Melemah Hingga 3,6% ke 6.400-an

IHSG Terus Anjlok & Melemah Hingga 3,6% ke 6.400-an

May 18, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3,61%, Ada Panic Selling Gegara MSCI-FTSE

Breaking! IHSG Anjlok 3,61%, Ada Panic Selling Gegara MSCI-FTSE

May 18, 2026
Telkom (TLKM) Umumkan RUPS 8 Juni 2026, Mau Bahas Hal Penting Ini

Telkom (TLKM) Umumkan RUPS 8 Juni 2026, Mau Bahas Hal Penting Ini

May 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026).

IHSG turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.628,97. Sebanyak 208 saham terkoreksi, 134 saham menguat, dan 349 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp681,16 miliar dengan volume perdagangan 860,11 juta saham dalam 82.225 kali transaksi.

sesaat setelah dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59%

Saham-saham Prajogo masih menjadi biang kerok pelemahan IHSG bersama dengan sejumlah emiten lain, termasuk DSSA, yang menjadi perhatian penyedia indeks internasional MSCI dan FTSE.

Memasuki perdagangan pertama pekan ini, pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah agenda penting dari dalam dan luar negeri hingga sepekan ke depan.
Setelah babak belur pada pekan kemarin, rupiah dan IHSG juga menghadapi tantangan yang sangat berat pekan ini karena banyaknya sentimen yang akan membayangi.

Sebagai catatan, pada pekan lalu, bursa saham ambruk 3,5% sementara rupiah jatuh 0,58% dalam sepekan.

Dari dalam negeri, perhatian pasar masih tertuju pada dampak lanjutan hasil review Morgan Stanley Capital International (MSCI), Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, hingga sejumlah rilis data BI pada akhir pekan.

Dari luar negeri, pasar akan menanti data ekonomi China yang dirilis pada hari ini serta risalah rapat The Federal Reserve atau FOMC Minutes yang dijadwalkan keluar pada Rabu (21/5/2026).

Bursa saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Melansir CNBC, sentimen pasar memburuk setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran untuk segera “bertindak cepat”, memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.

Kenaikan tensi geopolitik tersebut langsung mendorong lonjakan harga minyak dunia lebih dari 1%. Kontrak berjangka minyak Brent untuk Juli naik 1,34% ke US$110,72 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni menguat 1,75% ke US$107,26 per barel.

Mayoritas bursa Asia pun bergerak di zona merah. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,76%, sementara Nikkei 225 Jepang melemah 0,2% dan Topix justru naik tipis 0,1%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi dan Kosdaq anjlok lebih dari 2%. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak lebih dari 8 basis poin menjadi 2,785%, memperpanjang aksi jual obligasi global di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga berada di level 25.733, lebih rendah dibanding penutupan terakhir indeks di 25.962,73. Investor masih mencermati ketegangan antara Washington dan Teheran yang tetap tinggi meski gencatan senjata rapuh telah dicapai sejak awal April lalu.

Amerika Serikat dilaporkan masih melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara Iran tetap menutup Selat Hormuz sejak konflik dimulai. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya jalur distribusi energi global.

Di sisi lain, kontrak berjangka saham AS cenderung bergerak datar usai reli kuat pekan lalu. Pelaku pasar kini menanti laporan kinerja kuartalan dari Nvidia serta sejumlah peritel besar AS.

Futures Dow Jones Industrial Average turun 100 poin atau 0,2%, sedangkan futures S&P 500 dan Nasdaq-100 bergerak mendatar. Pada perdagangan Jumat pekan lalu, bursa Wall Street ditutup melemah akibat tekanan pada saham teknologi dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.

Indeks S&P 500 terkoreksi 1,24% ke 7.408,50, sementara Nasdaq Composite turun 1,54% menjadi 26.225,14. Dow Jones Industrial Average juga melemah 537,29 poin atau 1,07% ke posisi 49.526,17.

Aksi ambil untung pada saham teknologi turut membebani pasar setelah reli tajam dalam beberapa waktu terakhir. Saham Intel turun lebih dari 6%, sementara Advanced Micro Devices dan Micron Technology masing-masing merosot 5,7% dan 6,6%.

Saham Nvidia juga terkoreksi 4,4%, sedangkan Cerebras Systems anjlok 10% setelah sebelumnya melonjak 68% pada perdagangan Kamis usai resmi diperdagangkan di Nasdaq. Pelemahan saham-saham teknologi ini mempertegas kekhawatiran investor terhadap tingginya valuasi sektor AI di tengah ketidakpastian global.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.627 Triliun di Akhir Kuartal I

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.627 Triliun di Akhir Kuartal I

May 18, 2026
PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%

PLTN UEA Diserang, Harga Minyak Mendidih & Harga Emas Ambruk 4%

May 18, 2026
IHSG & Rupiah Sama-sama Anjlok, Begini Kata Purbaya!

IHSG & Rupiah Sama-sama Anjlok, Begini Kata Purbaya!

May 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .