• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bak Petir di Siang Bolong! Ini Penyebab IHSG Ambruk 3,5% Lebih

Bak Petir di Siang Bolong! Ini Penyebab IHSG Ambruk 3,5% Lebih

October 27, 2025
Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

October 23, 2026
Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

October 23, 2026
Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

October 23, 2026
Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

October 23, 2026
Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

October 23, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Naik 1,09% ke 5.446

Akhiri Sesi I, IHSG Naik 1,09% ke 5.446

October 23, 2026
Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

October 23, 2026
Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

October 23, 2026
Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

Saham Turun Belum Tentu Murah, Ini Pesan Danantara Buat Investor

October 23, 2026
Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas

Inflasi Jepang Makin Panas, Tertinggi Tahun Ini-Bikin Waswas

October 23, 2026
Agoes Projosasmito Borong Saham Bumi Resources (BRMS) Senilai Rp 2,4 M

Agoes Projosasmito Borong Saham Bumi Resources (BRMS) Senilai Rp 2,4 M

October 23, 2026
BEI Pelototi Saham PNSE dan DKHH Usai Harga Naik-Turun Drastis

BEI Pelototi Saham PNSE dan DKHH Usai Harga Naik-Turun Drastis

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bak Petir di Siang Bolong! Ini Penyebab IHSG Ambruk 3,5% Lebih

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Bak Petir di Siang Bolong! Ini Penyebab IHSG Ambruk 3,5% Lebih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak ambruk lebih dari 3,5% pada perdagangan sesi I hari ini, Senin (27/10/2025). 

Hingga pukul 11.30 WIB, indeks bergerak pada rentang 7.959,17–8.354,67. Lebih dari 500 saham turun dan pasar kehilangan kapitalisasi Rp 639 triliun dalam hitungan menit. 

Mengutip Refinitiv, semua sektor berada di zona merah. Indeks ambruk ditarik oleh sejumlah saham konglomerat. Emiten Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) berkontribusi -30,12 indeks poin. 

Sementara itu bobot terbesar disumbang oleh saham-saham Prajogo Pangestu. Total saham-saham Prajogo menyeret indeks sebesar -61,78 indeks poin. 

Tercatat BREN tercatat berkontribusi -29,5 indeks poin. Hal ini seiring dengan BREN yang kembali ke level 7.800. Kemudian BRPT -21,2 indeks poin dan kembali ke level 3.170. 

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan mengatakan bahwa saham Prajogo ambruk seiring dengan muncul isu perubahan perhitungan MSCI dan kabarnya akan membuat saham Prajogo terdepak. 

“Tapi ya itu issue, real dari MSCI belum keluar, tapi effectnya investor panic selling duluan,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/10/2025).

Sebagai informasi MSCI akan mengumumkan indeks terbaru pada 5 November 2025 dan akan berlaku efektif pada 25 November 2025. 

Terpisah, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan bahwa saham konglomerat semakin ditinggalkan, sedangkan yang lain hanya ikut terseret. “Penurunan ini sangat besar dan cepat, mengejutkan karena baru ATH dan sentimen risk on yang kuat di regional maupun global,” katanya. 

Dia melanjutkan bahwa saat ini ada pergeseran investasi dari saham konglomerat ke emiten-emiten blue chip. Akan tetapi hal ini belum mampu menopang indeks. 

Lukman memperkirakan ada kemungkinan besar investor shifting ke indeks regional lainnya. “Tidak sepenuhnya lari, hanya keluar dari saham-saham konglomerat. Ekspektasi meredanya tensi dagang China-AS bisa meredam saham spekulatif dan mendukung saham-saham bluechip yang memiliki fundamental yang jauh lebih baik,” katanya. 

Kontras dengan IHSG, bursa di Asia-Pasifik justru kompak menguat. Indeks saham acuan utama Jepang Nikkei 225 berhasil menembus level 50.000 untuk pertama kalinya pada hari Senin (27/10/2025), setelah pelaku pasar menyambut baik kemajuan perundingan dagang AS-Tiongkok dan momentum kuat dari Wall Street. Indeks acuan ini naik lebih dari 2%, sementara Topix naik 1,61%.

Lalu Kospi di Korea Selatan naik 1,72% dan Shanghai 1,04%. Begitu pula dengan Hang Seng di Hong Kong yang melesat lebih dari 1% atau tepatnya 1,02% ke level 26.427,34. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

October 23, 2026
Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

October 23, 2026
Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .