• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Masih Berada di Level Rp17.100 Pagi Ini

Breaking News! Dolar AS Masih Berada di Level Rp17.100 Pagi Ini

April 15, 2026
Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

October 23, 2026
Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

October 23, 2026
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

October 23, 2026
MSCI dan FTSE Russell Beda Sikap soal RI, Ini Pandangan Danantara

MSCI dan FTSE Russell Beda Sikap soal RI, Ini Pandangan Danantara

October 23, 2026
Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

October 23, 2026
Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

October 23, 2026
Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

October 23, 2026
Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

October 23, 2026
Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

October 23, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Naik 1,09% ke 5.446

Akhiri Sesi I, IHSG Naik 1,09% ke 5.446

October 23, 2026
Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

October 23, 2026
Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

Antam Bakal Dapat Limpahan Tambang Emas Baru, di Papua!

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Breaking News! Dolar AS Masih Berada di Level Rp17.100 Pagi Ini

6 months ago
in News
Breaking News! Dolar AS Masih Berada di Level Rp17.100 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (15/4/2026), di tengah pelemahan dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,06% ke posisi Rp17.100/US$. Penguatan ini membalikkan arah pergerakan rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya masih melemah tipis 0,09% ke level Rp17.110/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau stabil di level 98,125 pada pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, indeks ini ditutup melemah 0,25%, menandakan tekanan terhadap dolar AS masih berlanjut.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global yang sedang berada dalam tren pelemahan. Kondisi ini memberi ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk bergerak menguat.

Dolar AS sendiri masih bertahan di dekat level terendah dalam enam pekan terakhir. Pelemahan ini terjadi setelah muncul harapan akan dibukanya kembali perundingan antara AS dan Iran, sehingga mendorong sentimen pasar menjadi lebih positif dan minat investor terhadap aset berisiko kembali meningkat.

Harapan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Selasa waktu setempat mengatakan bahwa pembicaraan untuk mengakhiri perang berpeluang dilanjutkan kembali di Pakistan dalam beberapa hari ke depan. Sebelumnya, negosiasi pada akhir pekan dilaporkan gagal, yang sempat memicu Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Di sisi lain, Selat Hormuz yang menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas dunia masih efektif tertutup sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari 2026. Situasi ini sempat mendorong lonjakan harga minyak dan menekan sentimen investor global.

Selain didorong pelemahan dolar AS, ruang penguatan rupiah juga mendapat sokongan dari pandangan positif terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Di tengah tekanan geopolitik global, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ekonomi Indonesia tetap mendapat pengakuan dari pelaku pasar global dan lembaga multilateral.

Salah satunya datang dari Asian Development Bank (ADB) yang memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,2% pada 2026 dan 2027, lebih tinggi dibanding realisasi 5,1% pada 2025. Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan Asian Development Outlook April 2026: The Middle East Conflict Challenges Resilience in Asia and the Pacific.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

October 23, 2026
Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

October 23, 2026
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .