• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

October 29, 2025
Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

October 26, 2026
Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

October 26, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

October 26, 2026
RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

October 26, 2026
Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

October 26, 2026
Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

October 26, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

October 26, 2026
PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

October 26, 2026
APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

October 26, 2026
MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

12 months ago
in Market
Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia kembali terkoreksi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) pagi waktu Indonesia, setelah sempat menguat pada awal pekan.

Pelemahan ini terjadi di tengah laporan penurunan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS), namun tertahan oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi sanksi baru bagi Rusia dan rencana peningkatan produksi OPEC+.

Mengutip Refinitiv pada pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent tercatat melemah 0,14% ke posisi US$64,31 per barel, dari sebelumnya US$64,40 per barel. Sementara harga West Texas Intermediate (WTI) turun 0,22% ke US$60,02 per barel, dibandingkan sehari sebelumnya di US$60,15 per barel.



Pelemahan tipis ini terjadi meski laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS sebesar 4,02 juta barel untuk pekan yang berakhir 24 Oktober.

Stok bensin juga menyusut 6,35 juta barel, sementara distilat berkurang 4,36 juta barel dibandingkan pekan sebelumnya. Menurut catatan Haitong Securities, “penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan memicu lonjakan harga jangka pendek,” namun dorongan tersebut cepat teredam oleh faktor geopolitik dan prospek pasokan baru.

Analis pasar senior Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menilai kombinasi antara penurunan stok dan risiko sanksi memang mendukung harga, tetapi ruang kenaikan tetap terbatas. “Kisah sanksi dan pasokan memperkuat harga, tapi sisi permintaan masih lemah dan kapasitas cadangan global masih besar,” ujarnya dikutip dari Reuters.

Pekan lalu, harga Brent dan WTI sempat mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Juni setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap perusahaan energi besar Rusia, termasuk Lukoil dan Rosneft, terkait konflik Ukraina. Namun, pasar mulai meragukan efektivitas sanksi tersebut dalam mengimbangi potensi kelebihan pasokan, sehingga harga kembali terkoreksi 1,9% pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, Kremlin menegaskan bahwa Rusia tetap menawarkan energi “berkualitas tinggi dengan harga kompetitif”, dan menyerahkan keputusan pembelian sepenuhnya kepada negara mitra.

Sejumlah kilang di India dilaporkan menunda pembelian baru minyak Rusia sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah, meski Indian Oil menyatakan masih akan melanjutkan impor selama tidak melanggar ketentuan sanksi.

Dari sisi pasokan, empat sumber yang mengetahui diskusi internal menyebut OPEC+ tengah mempertimbangkan kenaikan produksi sebesar 137.000 barel per hari pada Desember mendatang. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik.

CEO Saudi Aramco menyebut permintaan minyak global masih tetap kuat bahkan sebelum sanksi diberlakukan, dengan permintaan dari China yang terus solid. Namun, analis menilai tekanan utama tetap datang dari sisi kebijakan moneter dan hubungan geopolitik besar dunia.

Memasuki paruh kedua pekan ini, pasar menanti keputusan suku bunga Federal Reserve serta hasil pertemuan antara pemimpin AS dan China, yang dinilai akan menjadi faktor penentu arah harga minyak dalam jangka pendek.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Dekati US$ 70, Ancaman Sanksi Trump ke Rusia Jadi Pemicu




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

Warga China-India Bawa Kabur Emas RI Rp61 M, Ditangkap Bea Cukai

October 26, 2026
Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

Danantara Benahi WIKA, Saham Anak Usaha Dilepas

October 26, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

Edwin Soeryadjaya Borong Lagi 711.900 Saham Saratoga

October 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .