• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

April 20, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

6 months ago
in Market
IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter



Daftar Isi



Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (17/04) di zona hijau dengan kenaikan 0,17% ke level 7.634. 

Penguatan indeks ditopang oleh saham-saham unggulan seperti BREN (+4,74%), ASII (+2,82%), dan BBRI (+0,59%) sebagai penggerak utama. Di sisi lain, tekanan datang dari BBCA (-1,53%), DSSA (-0,91%), dan BRPT (-1,76%) yang menjadi pemberat indeks. 

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp746,08 miliar di pasar reguler dan Rp931,44 miliar di seluruh pasar. 

Secara sektoral, mayoritas sektor menguat dengan sektor properti mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,98%, sementara sektor consumer cyclical menjadi satu-satunya yang mengalami tekanan terdalam sebesar 0,46%.

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat dengan indeks Dow Jones naik 1,79% ke 49.447, S&P 500 menguat 1,20% ke 7.126, dan Nasdaq naik 1,52% ke 24.468. 

Namun demikian, sentimen geopolitik kembali memanas seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah penyitaan kapal kargo berbendera Iran. Kondisi ini berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham domestik. Sementara itu, indikator pasar offshore Indonesia menunjukkan pergerakan beragam, dengan ETF EIDO naik 1,97% dan MSCI Indonesia cenderung stagnan dengan penurunan tipis 0,08%.

Dari sisi kinerja emiten, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) masih mencatatkan kerugian sebesar Rp392,24 miliar pada 2025, meski membaik dibandingkan rugi Rp798,24 miliar pada tahun sebelumnya. 

Pendapatan perseroan relatif stabil, naik tipis 0,11% menjadi Rp4,88 triliun, sementara beban pokok penjualan turun 1,96% menjadi Rp1,99 triliun. Kerugian ini memperpanjang tren negatif yang telah berlangsung selama enam tahun sejak 2020. Di tengah tantangan tersebut, FAST melakukan efisiensi dengan menutup 25 gerai sehingga total gerai menjadi 690 pada 2025. Perseroan juga berupaya menjaga kinerja melalui optimalisasi kombinasi merek dan penguatan menu inti.

Sementara itu, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memutuskan membagikan dividen final sebesar Rp117 per saham, sehingga total dividen tahun buku 2025 mencapai Rp262,14 per saham, termasuk dividen interim Rp145,14. 

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp7,57 triliun atau setara USD 447,5 juta, mencerminkan seluruh laba bersih tahun berjalan. Sepanjang 2025, ADRO mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 9,87% menjadi USD 1,87 miliar, dengan kontribusi utama dari segmen pertambangan dan jasa pertambangan. Laba bersih juga mengalami penurunan signifikan sebesar 67,56% menjadi USD 447,69 juta akibat pelemahan harga batu bara. Meski demikian, perseroan tetap membagikan hampir seluruh laba sebagai dividen. Adapun jadwal cum dividen ditetapkan pada 27 April dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 8 Mei.

Rekomendasi Saham Hari Ini

SCMA

Buy 300-308 | TP 314-320 | SL 284

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

DKFT

Buy 805-820 | TP 840-860 | SL 760

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

SMSM

Buy 1785-1795 | TP 1815-1840 | SL 1710

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

BDMN

Buy 2530-2560 | TP 2620-2640 | SL 2440

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

ACES

Buy 370-376 | TP 382-388 | SL 348

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Add



as a preferred

source on Google




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .