• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864

IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864

July 6, 2026
Breaking! Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi

Breaking! Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi

July 6, 2026
Dukung Sensus Ekonomi, OJK Dorong Pelaku Jasa Keuangan Jawab Jujur

Dukung Sensus Ekonomi, OJK Dorong Pelaku Jasa Keuangan Jawab Jujur

July 6, 2026
Investor Global Borong Surat Utang RI, Setengah Tahun Cetak Rp270 T

Investor Global Borong Surat Utang RI, Setengah Tahun Cetak Rp270 T

July 6, 2026
GOTO Buka Suara Soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia

GOTO Buka Suara Soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia

July 6, 2026
1 dari 4 WNI Jadi Korban Scam, OJK Blokir Rp674 M Hingga Juni 2026

1 dari 4 WNI Jadi Korban Scam, OJK Blokir Rp674 M Hingga Juni 2026

July 6, 2026
Gak Cuma Obat & Vaksin, Ini Jurus Ekspansi Emiten Farmasi RI

Gak Cuma Obat & Vaksin, Ini Jurus Ekspansi Emiten Farmasi RI

July 6, 2026
Bank Woori Saudara dan Grab Kolaborasi Lewat Pelepasan Armada Branding

Bank Woori Saudara dan Grab Kolaborasi Lewat Pelepasan Armada Branding

July 6, 2026
Beri Kontribusi Nyata, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah

Beri Kontribusi Nyata, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah

July 6, 2026
Awal Pekan, IHSG Menguat Saat Rupiah Melemah ke Rp 17.985/USD

Awal Pekan, IHSG Menguat Saat Rupiah Melemah ke Rp 17.985/USD

July 6, 2026
OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat

OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat

July 6, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

July 6, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

July 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 6, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864

1 hour ago
in News
IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Senin (6/7/2026), di tengah sentimen positif dari bursa saham Asia yang bergerak bervariasi dan penantian pelaku pasar terhadap risalah rapat Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile pada akhir perdaganagn sesi pertama, IHSG turun 11 poin atau 1,18% ke level 5.864,97.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 4,76 triliun dengan volume perdagangan 10,72 miliar saham dalam 912 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI berada di level sekitar Rp10.297 triliun. Sebanyak 265 saham menguat, 295 melemah dan 198 bergerak stagnan.

Mengutip Refinitiv, mayoritas sektor melemah dengan koreksi paling dalam dibukukan oleh sektor energi, konsumer dan barang baku. Sementara itu, kenaikan tertinggi dicatatkan oleh teknologi, kesehatan, infrastruktur dan energi.

Adapun sejumlah emiten yang menjadi pemberat utama kinerja IHSG adalah BMRI, ASII, BBRI, TLKM dan AMMN.

Sejumlah data ekonomi penting akan menjadi penentu arah pasar keuangan global dan domestic hari ini dan sepanjang pekan ke depan.

Dari Amerika Serikat, investor akan menanti indikator sektor jasa hingga risalah rapat Federal Reserve (The Fed). Sementara dari dalam negeri, perhatian tertuju pada cadangan devisa, keyakinan konsumen, hingga survei penjualan eceran Bank Indonesia.

Sementara itu, OPEC+ kembali sepakat menaikkan target produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus. Keputusan yang diumumkan pada Minggu (5/7/2026) menambah pasokan global di tengah pelemahan harga minyak dan mulai pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz.

Kenaikan tersebut menyusul tambahan kuota dengan besaran yang sama pada Juni dan Juli. Secara kumulatif, tujuh anggota inti OPEC+ telah menaikkan target produksi hampir 800.000 bph sejak April.

Meski demikian, realisasi produksi belum sepenuhnya meningkat akibat perang AS-Israel-Iran yang sempat mengganggu lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Produksi OPEC+ tercatat turun menjadi 33,13 juta bph pada Mei dari 42,77 juta bph pada Februari, sebelum mulai pulih pada Juni.

Di sisi lain, harga minyak telah kembali ke kisaran US$72 per barel, jauh di bawah puncaknya di atas US$120 per barel. Pelemahan harga dipicu turunnya impor minyak China, meningkatnya pasokan dari produsen di luar Timur Tengah, serta pelepasan cadangan minyak strategis global.

OPEC+ juga menghadapi tantangan baru setelah Uni Emirat Arab (UEA) keluar dari aliansi dan Irak mendorong kuota produksi yang lebih besar. Menurut perhitungan Reuters, tujuh anggota inti masih memiliki sekitar 379.000 bph pemangkasan produksi yang belum dikembalikan ke pasar. Jika kembali menaikkan produksi pada pertemuan 2 Agustus mendatang, pemangkasan produksi yang disepakati pada 2023 diperkirakan akan sepenuhnya berakhir.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi

Breaking! Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi

July 6, 2026
Dukung Sensus Ekonomi, OJK Dorong Pelaku Jasa Keuangan Jawab Jujur

Dukung Sensus Ekonomi, OJK Dorong Pelaku Jasa Keuangan Jawab Jujur

July 6, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864

IHSG Sesi I Melemah 0,18% ke Level 5.864

July 6, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .