• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

April 20, 2026
Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

October 16, 2026
IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

October 16, 2026
Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

October 16, 2026
Lapor Pak Prabowo, IHSG Anjlok 11% & Terjun ke Level 5.200-an

Lapor Pak Prabowo, IHSG Anjlok 11% & Terjun ke Level 5.200-an

October 16, 2026
Maybank (BNII) Diduga PHK Sepihak, Bos OJK Buka Suara

Maybank (BNII) Diduga PHK Sepihak, Bos OJK Buka Suara

October 16, 2026
Rupiah Tertekan Dolar Lagi ke Rp18.000/US$, BI Ungkap Biang Keroknya

Rupiah Tertekan Dolar Lagi ke Rp18.000/US$, BI Ungkap Biang Keroknya

October 16, 2026
Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

October 16, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211

Breaking! IHSG Anjlok 11,12% ke Level 5.211

October 16, 2026
IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya

October 16, 2026
ITMG Dirikan Anak Usaha Baru di Bisnis Mineral

ITMG Dirikan Anak Usaha Baru di Bisnis Mineral

October 16, 2026
DJP Klaim Mesin Pajak Makin Kuat, Penerimaan Tumbuh 14%

DJP Klaim Mesin Pajak Makin Kuat, Penerimaan Tumbuh 14%

October 16, 2026
IHSG Dihentikan 30 Menit, Buka Lagi Pukul 09:28 WIB

IHSG Dihentikan 30 Menit, Buka Lagi Pukul 09:28 WIB

October 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

6 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (20/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,09% ke level Rp17.165/US$. Penguatan ini sekaligus membalikkan posisi rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (17/4/2026), ditutup melemah tajam 0,32% di level Rp17.180/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah memang sudah dibuka menguat. Pada awal sesi, rupiah sempat terapresiasi hingga 0,15% ke level Rp17.140/US$. Meski penguatannya sedikit terpangkas menjelang penutupan, rupiah tetap mampu bertahan di zona positif.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat 0,22% ke level 98,310.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah masih menguatnya indeks dolar AS.

Artinya, rupiah mampu melawan dominasi greenback, setidaknya untuk sementara, di tengah sentimen pasar yang masih cenderung memburu aset berdenominasi dolar AS sebagai safe haven akibat ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

Dolar AS pada pagi tadi sempat menguat ke level tertinggi dalam sepekan terhadap mata uang utama dunia, sebelum memangkas sebagian penguatannya.

Pergerakan ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat, sekaligus memudarkan harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah.

Amerika Serikat pada Minggu menyatakan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade. Di sisi lain, Iran menegaskan akan melakukan pembalasan, sehingga kembali memicu kekhawatiran pasar atas potensi pecahnya konflik lanjutan.

Teheran juga menyatakan tidak akan mengikuti putaran kedua perundingan yang sebelumnya diharapkan AS bisa dimulai sebelum masa gencatan senjata dua pekan dengan Iran berakhir pada Selasa.

Mengutip dari Reuters, Chief Investment Strategist Saxo, Charu Chanana, mengatakan eskalasi yang terjadi sepanjang akhir pekan kembali memunculkan premi risiko geopolitik, tepat saat pasar sebelumnya mulai memperhitungkan peluang damai.

Menurut dia, kenaikan harga minyak saat ini bukan semata persoalan energi, tetapi juga berkaitan dengan prospek pertumbuhan ekonomi dan arah suku bunga.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

October 16, 2026
IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

October 16, 2026
Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

October 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .