• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

April 20, 2026
Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

October 26, 2026
Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

October 26, 2026
BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Bisa Bekukan Rekening Efek

October 26, 2026
Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

Danantara Larang Petinggi BUMN Pakai Ajudan dan Patwal, Ada Aturannya

October 26, 2026
Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

Manuver Danantara Bersih-Bersih BUMN, Menuju IPO di 2029

October 26, 2026
BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Besi Bekukan Rekening Efek

BEI Ubah Aturan UMA dan Suspensi Saham, Besi Bekukan Rekening Efek

October 26, 2026
10-15 Tahun Lagi Anak Muda Hadapi Krisis Lapangan Kerja

10-15 Tahun Lagi Anak Muda Hadapi Krisis Lapangan Kerja

October 26, 2026
Tak Lagi Andalkan UMA, BEI Ubah Strategi Pengawasan Saham

Tak Lagi Andalkan UMA, BEI Ubah Strategi Pengawasan Saham

October 26, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 1%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 1%

October 26, 2026
Huru-hara MSCI, Tekanan Jual Emiten Perbankan Terus Berlanjut?

Huru-hara MSCI, Tekanan Jual Emiten Perbankan Terus Berlanjut?

October 26, 2026
BEI Rombak Komite HSC, Gandeng Eks Wamenkeu Hingga Chapman Taylor

BEI Rombak Komite HSC, Gandeng Eks Wamenkeu Hingga Chapman Taylor

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

6 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (20/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,09% ke level Rp17.165/US$. Penguatan ini sekaligus membalikkan posisi rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (17/4/2026), ditutup melemah tajam 0,32% di level Rp17.180/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah memang sudah dibuka menguat. Pada awal sesi, rupiah sempat terapresiasi hingga 0,15% ke level Rp17.140/US$. Meski penguatannya sedikit terpangkas menjelang penutupan, rupiah tetap mampu bertahan di zona positif.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat 0,22% ke level 98,310.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah masih menguatnya indeks dolar AS.

Artinya, rupiah mampu melawan dominasi greenback, setidaknya untuk sementara, di tengah sentimen pasar yang masih cenderung memburu aset berdenominasi dolar AS sebagai safe haven akibat ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

Dolar AS pada pagi tadi sempat menguat ke level tertinggi dalam sepekan terhadap mata uang utama dunia, sebelum memangkas sebagian penguatannya.

Pergerakan ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat, sekaligus memudarkan harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah.

Amerika Serikat pada Minggu menyatakan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade. Di sisi lain, Iran menegaskan akan melakukan pembalasan, sehingga kembali memicu kekhawatiran pasar atas potensi pecahnya konflik lanjutan.

Teheran juga menyatakan tidak akan mengikuti putaran kedua perundingan yang sebelumnya diharapkan AS bisa dimulai sebelum masa gencatan senjata dua pekan dengan Iran berakhir pada Selasa.

Mengutip dari Reuters, Chief Investment Strategist Saxo, Charu Chanana, mengatakan eskalasi yang terjadi sepanjang akhir pekan kembali memunculkan premi risiko geopolitik, tepat saat pasar sebelumnya mulai memperhitungkan peluang damai.

Menurut dia, kenaikan harga minyak saat ini bukan semata persoalan energi, tetapi juga berkaitan dengan prospek pertumbuhan ekonomi dan arah suku bunga.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

Ganti Pemilik, Emiten RI Ini Keluar Dari Pantauan Khusus BEI

October 26, 2026
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.100

October 26, 2026
Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

Danantara Ungkap Kabar Terbaru Merger Pelita dan Garuda

October 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .