Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing semakin agresif melepas saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan perlawanan dan sempat menguat setelah tertekan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatatkan net sell Rp2,45 triliun pada 9 Juni 2026, lalu meningkat menjadi Rp3,13 triliun pada 10 Juni 2026. Dengan demikian, dalam dua hari terakhir aksi jual bersih asing mencapai sekitar Rp5,57 triliun.
Menariknya, peningkatan aksi jual tersebut terjadi ketika IHSG berupaya bangkit dari tekanan berat. Pada perdagangan 10 Juni, indeks sempat menguat setelah sebelumnya menyentuh level terendah dalam beberapa bulan terakhir, menunjukkan adanya aksi bargain hunting dan pembelian dari pelaku pasar domestik.
Saham-saham perbankan berkapitalisasi jumbo masih menjadi sumber utama tekanan asing. Pada 10 Juni, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi saham dengan net sell terbesar mencapai Rp612 miliar, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp416 miliar, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp179 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp147 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp122 miliar.
Sehari sebelumnya, pola serupa juga terlihat dengan BBCA, BBRI, BMRI, dan TPIA mendominasi daftar saham yang paling banyak dilepas investor asing. Hal ini menunjukkan bahwa meski IHSG mulai bangkit, investor global masih mengurangi eksposur pada sejumlah saham unggulan yang selama ini menjadi penggerak utama indeks.
Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp612 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp416,1 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp179,2 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp147,2 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp133,5 miliar
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp125,1 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp122,2 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp113,6 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) Rp109,5 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp104,4 miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat pada perdagangan kemarin, melanjutkan kenaikan hari sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG melesat 2,71% atau naik 155 poin ke posisi 5.902,37. Sebanyak 571 saham naik, 148 turun dan 96 tidak bergerak.
Kenaikan indeks juga diiringi aktivitas transaksi yang ramai. Tercatat volume perdagangan mencapai sekitar 46,67 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 31,73 triliun dan frekuensi perdagangan mencapai 3,1 juta kali.
(mkh/mkh)
Add
as a preferred
source on Google


















